Rabu
05 Agustus 2026 | 8 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Novita Hardini Tawarkan Inkubasi UMKM bagi Guru PPG Non Sertifikasi

pdip-portal-1771062753022

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Novita Hardini menawarkan solusi alternatif bagi guru Pendidikan Profesi Guru (PPG) non sertifikasi yang mengeluhkan persoalan kesejahteraan, melalui program inkubasi UMKM dan pemanfaatan platform digital untuk menambah penghasilan.

Solusi tersebut disampaikan Novita saat menemui para guru PPG non sertifikasi di Desa Masaran, Kecamatan Munjungan, Trenggalek, Kamis (12/2/2026), dalam agenda penyerapan aspirasi masyarakat.

Menurut legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VII itu, persoalan kesejahteraan guru tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Sambil mendorong penyelesaian status dan hak guru di tingkat pusat, ia menilai perlu ada langkah praktis yang dapat segera dijalankan.

“Saya tidak bisa membiarkan masalah ini tanpa solusi. Karena itu, saya menawarkan inkubasi UMKM serta peluang menjadi affiliate maupun konten kreator agar para guru memiliki tambahan penghasilan,” ujar Novita, sebagaimana keterangan diterima media ini, Sabtu (14/2/2026).

Sebagai anggota Komisi VII DPR RI yang bermitra dengan Kementerian UMKM dan Kementerian Ekonomi Kreatif, Novita menilai peluang ekonomi digital saat ini terbuka luas dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan tambahan.

Ia mencontohkan, aktivitas kreatif melalui platform digital berpotensi memberikan penghasilan tambahan apabila dikelola secara konsisten.

“Dengan memanfaatkan platform digital secara kreatif, peluang tambahan penghasilan sangat mungkin. Ini bisa menjadi solusi sementara untuk meringankan beban para guru,” katanya.

Tawaran tersebut disambut positif para guru PPG non sertifikasi, meski mereka tetap berharap adanya kejelasan status serta peningkatan kesejahteraan melalui kebijakan nasional.

Menanggapi hal itu, Novita menyatakan akan meneruskan aspirasi para guru kepada Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan guna mendorong solusi jangka panjang.

“Perjuangan status dan kesejahteraan tetap harus disuarakan. Saya akan terus mengawal dan berkoordinasi agar ada solusi yang lebih komprehensif,” ujarnya. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Bermarkas di Surabaya, de Red FC Siap Perkuat Ekosistem Sepak Bola dan Pembinaan Talenta Muda

SURABAYA – CEO de Red FC, Daniel Rohi, menegaskan kehadiran de Red FC di Surabaya bukan untuk menggantikan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Minta Trauma Healing Jadi Prioritas Penanganan Korban KMP Mutiara Sentosa II

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur minta pemerintah menjadikan trauma healing sebagai prioritas dalam ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Sepakati Anggaran Rp274 M untuk Tambahan Tunjangan Profesi Guru ASN

Komisi E DPRD Jatim memastikan alokasi Rp274 miliar melalui APBD untuk membayar tambahan TPG yang menjadi komponen ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Buka Jalan Talenta Muda Menuju Timnas dan Liga Profesional

Soekarno Cup 2026 diikuti 16 provinsi dengan target melahirkan talenta sepak bola yang mampu menembus klub ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Iuran HUT RI di Kampung Tidak Dipatok, Harus Sukarela

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta panitia peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik ...
KRONIK

Bupati Lukman Lepas Kontingen Jamnas XII: Menyala Pramuka Bangkalan!

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, secara resmi melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka ...