Selasa
11 Agustus 2026 | 7 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Novita Hardini Dorong Turonggo Yakso Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia

pdip-jatim-250413-digital-marketing-1

TRENGGALEK – Anggota DPR RI Komisi VII, Novita Hardini, mendorong pemerintah pusat menetapkan kesenian Jaranan Turonggo Yakso asal Kabupaten Trenggalek sebagai warisan budaya takbenda.

Dorongan itu dia sampaikan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Pariwisata bersama Kementerian Pariwisata di Kecamatan Panggul, Sabtu (12/4/2025).

Perempuan yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek tersebut menilai, Jaranan Turonggo Yakso memiliki nilai filosofis dan potensi budaya yang layak dilestarikan secara nasional. Politisi PDI Perjuangan ini khawatir kesenian tersebut diklaim negara lain, seperti yang pernah terjadi pada batik.

“Saya berharap Jaranan Turonggo Yakso kita bisa dilirik oleh Kementerian Pariwisata. Karena kita tahu jaranan ini sudah disuarakan dan dipertunjukkan di ranah global. Salah satunya di Korea dengan jogetannya Oppan Gangnam Style,” ujar Novita usai membuka kegiatan Bimtek.

Legislator PDI Perjuangan itu juga menyebutkan, kesenian ini pernah ditampilkan di Finlandia. Menurutnya, keberadaan Jaranan Turonggo Yakso di berbagai negara harus menjadi perhatian serius pemerintah agar tidak kehilangan identitas budaya.

“Kemudian di Finlandia juga ada, dengan membawa jaranan juga. Jangan sampai seperti keadaan batik yang diklaim Malaysia. Maka ini harus segera diperjuangkan oleh pemerintah Indonesia,” bebernya.

“Di wilayah pesisir ini, di wilayah Mataraman, kita punya Jaranan Turonggo Yakso yang tidak kalah filosofis dan menarik daripada Reog Ponorogo,” sambung Novita.

Jaranan Turonggo Yakso, lanjutnya, memiliki makna mendalam. “Turonggo” berarti kuda sebagai lambang kekuatan dan keberanian, sedangkan “Yakso” berarti buto atau raksasa yang menggambarkan sifat angkara murka.

Menurutnya, kesenian ini dapat menjadi simbol perjuangan melawan sisi gelap dalam diri manusia.

“Ini harus menjadi satu gerakan, bahwa ini media edukasi bagi anak-anak Gen-C. Karena kalau tidak diedukasi mulai dari keseniannya, maka Gen-C mungkin bisa pintar dari sisi akademis, tapi dari segi moral dan sebagainya sedikit kosong karena orang tuanya ada mis-education di sini,” tuturnya.

Dia berharap pemerintah dapat mengawal pendidikan seni dan budaya sejak usia dini agar generasi muda mengenal dan bangga terhadap warisan budaya Indonesia.

“Maka saya minta pemerintah Indonesia mengawal betul pendidikan pada anak-anak usia dini. Dikenalkan kesenian-kesenian kita dan kita harus bangga ini lahir dari Indonesia dan disuarakan di kancah dunia,” pungkas Novita. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...