Sabtu
26 September 2026 | 12 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Nikmati Akhir Pekan di Surabaya, Puti Mlaku-mlaku Nang Tunjungan

pdip-jatim-puti-tunjungan1

SURABAYA – Rek, ayo rek, mlaku-mlaku nang Tunjungan. Rek ayo rek, rame-rame bebarengan. Cak ayo cak, sopo gelem melu aku. Cak, ayo cak, golek kenalan cah ayu.

Lagu legendaris dari penyanyi lawas Mus Mulyadi itu sesekali terdengar di sepanjang Jalan Tunjungan, saat Cawagub Puti Guntur Soekarno menghabiskan malam akhir pekan, Sabtu (24/2/2018).

Ditemani Wali Kota Tri Rismaharini, Mbak Puti menyusuri Jalan Tunjungan yang malam itu dipadati warga Surabaya.

Tak ayal, cucu proklamator kemerdekaan RI Bung Karno itu menarik perhatian warga yang datang dari penjuru Kota Pahlawan tersebut.

Apalagi, selama mengiringi Puti di event ‘Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan’ itu, Risma tak henti-hentinya memperkenalkan Puti sebagai calon wakil gubernur, kepada warga yang hadir.

“Saya ingin menikmati keramaian Jalan Tunjungan yang terkenal itu. Ini juga rehat kampanye, jadi sekalian saya refresh pikiran, ketemu arek-arek Suroboyo bikin semangat lagi,” kata Puti, saat di depan gedung Siola.

Puti tampil dengan kerudung merah dan pakaian lurik bergaya Jawa yang dia beli dari salah satu pasar tradisional saat berkunjung ke Kediri beberapa waktu lalu.

“Apa kabar Pak, Ibu? Apa kabar Cak? Selamat malam mingguan ya,” ucap Puti saat menyapa warga.

Sepanjang 500 meter menapaki Jalan Tunjungan, warga yang hadir memanggil nama Puti dan Risma. Jalan tersebut ditempuh dalam waktu hampir satu jam, karena kedua kader PDI Perjuangan ini kerap melayani warga untuk berfoto bersama.

Puti menyambut gembira event masyarakat Surabaya. Dalam event ini, Puti menilai ada gerakan ekonomi kerakyatan, karena Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memamerkan hasil kreasi warga untuk dijual.

Mulai es degan kemasan, semanggi, hingga lontong balap. Ada sekitar 120 produk yang dijual warga Surabaya, produk tersebut langsung diserbu ribuan warga untuk mencicipinya.

“Inilah warga Surabaya yang mampu disiplin dan menciptakan peluang bersama. Event ini bisa menggairahkan ekonomi masyarakat,” ujar Puti.

Dia mengapresiasi pergelaran tersebut karena juga mengandung unsur edukasi sejarah.

Jalan Tunjungan memang punya nilai historis penting. Di sinilah terletak Hotel Yamato yang menjadi tempat perobekan warna biru pada bendera Belanda oleh arek-arek Suroboyo, sehingga tinggal merah-putih.

Di Jalan Tunjungan juga berdiri Gedung Siola yang pernah dijadikan tempat pejuang Surabaya menyusun strategi dalam melawan Inggris saat pertempuran bersejarah 10 Nopember.

“Event yang luar biasa bagus. Unsur ekonomi kerakyatan berpadu dengan sejarah dan keguyuban yang kental antar ribuan warga yang menyatu,” tutur dosen tamu Kokushikan University Jepang tersebut. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...