Senin
02 November 2026 | 3 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Nelayan Keluhkan Mahalnya Bahan Bakar, Begini Respon Abdul Ghoni

PDIP-Jatim-Abdul-Ghoni-23102021

SURABAYA – Para nelayan di kawasan Nambangan Surabaya mengeluhkan mahalnya harga bahan bakar. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Nelayan Nambangan, Mas’ud, dalam reses anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am, bersama Kelompok Nelayan Surabaya Utara Tangguh, Jumat (22/10/2021) malam.

“Selama ini dari nelayan bahan bakar langsung beli ke tengkulak, di mana harga untuk Pertalite Rp 10 ribu, lalu Pertamax Rp 11 ribu. Kalau bisa kan bahan bakar ini bersubsidi,” ujar Mas’ud.

Ia mengatakan, biasanya para nelayan membutuhkan 75 liter bensin untuk tiga hari, atau 75 liter solar untuk dua minggu melaut mencari ikan.

“Dari itu saja bisa dikalkulasi, berapa yang harus kita keluarkan untuk bahan bakar. Belum lagi selama paceklik, pendapatan kita juga berkurang,” imbuhnya.

Menanggapi persoalan tersebut, Abdul Ghoni meminta untuk diadakan pendataan nelayan secara menyeluruh agar bisa dikomunikasikan dengan dinas terkait.

“Nelayan di Surabaya Utara ini saja ada 900an. Kalau semua punya perahu, maka sehari sudah konsumsi bahan bakar berapa? Nanti kita akan coba, apakah bisa disubsidikan ataukah tidak?” ujar Abdul Ghoni.

“Karena itu, saya minta ada pendataan secara keseluruhan untuk didata secara riil, kemudian nanti coba dikomunikasikan dengan dinas terkait yang membawahi itu. Dan selanjutnya kita akan kawal perjuangan ini,” sambungnya.

Abdul Ghoni mengatakan, beberapa keluhan nelayan seperti soal alat tangkap sudah direalisasikan, termasuk jaring.

“Ada kurang lebih hampir 300an (alat tangkap, red). Pada saat itu, saya datang dengan Pak Armuji dan bisa kita realisasikan. Lalu usulan terkait mesin perahu, ada hampir ratusan unit yang nanti kita akan distribusikan kepada nelayan,” terangnya.

Tak lupa, dalam kesempatan tersebut, Wakabid Pemuda, Olahraga dan Komunitas Seni Budaya DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu mendorong para nelayan untuk peduli terhadap lingkungan, utamanya laut yang menjadi ladang kehidupan nelayan.

“Laut ini kalau tercemari, biotanya pasti terganggu, ekosistemnya pasti terganggu, sehingga pendapatan nelayan pasti bermasalah. Kalau bermasalah, pasti angka kemiskinan pun akan tinggi. Maka mari jaga dan cintai laut dengan baik,” tandasnya.

Lebih jauh, pihaknya juga terus melakukan pelatihan dan pembinaan kepada para nelayan untuk melakukan perbaikan-perbaikan yang lebih baik ke depannya. “Secara perlahan, kami melakukan pelatihan dan pendampingan, karena SDM mereka perlu dibenahi,” katanya.

Sekadar informasi, reses tersebut dihadiri oleh sekira 56 warga yang tergabung dalam Kelompok Nelayan Surabaya Utara Tangguh dan 23 peserta secara daring. (dhani/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Gagas Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Sinden Blitar Raya

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menggagas pembentukan koperasi bagi anggota ...
KRONIK

Bangkalan Sabet Tiga Penghargaan Wilwatikta Awards, Bupati Lukman: Ada Kerja Keras Petani

SURABAYA – Kabupaten Bangkalan meraih tiga kategori penghargaan dalam ajang Jawapos.com Wilwatikta Awards 2026. ...
KRONIK

Bupati Fauzi Buka Turnamen Voli Pantai Trans Group, Dorong Regenerasi Atlet

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, membuka Turnamen Voli Pantai Trans Group di kawasan Pantai ...
SEMENTARA ITU...

Suroboyo Wani di Tugu Pahlawan, Menghidupkan Kembali Api Perjuangan Arek-Arek Surabaya

SEBUAH permainan bola berlangsung riang di kawasan Tugu Pahlawan, Surabaya. Seorang pemuda bernama Soegiharto ...
LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...