oleh

Musancab di Lamongan, Sejumlah Milenial Masuk Kepengurusan PAC

-Kabar Cabang-297 kali dibaca

LAMONGAN – Bonus demografi berupa melimpahnya kelompok usia produktif mengalir ke tubuh PDI Perjuangan. Musancab serentak se-Kabupaten lamongan, Selasa (25/5/2021) menghasilkan wajah-wajah muda masuk dalam jajaran kepengurusan PAC.

Sejumlah peserta musancab dengan gaya berbusana milenial, bersepatu sneakers dan bercelana jins skinny, tampak mewarnai di antara deretan kader yang sedianya dilantik sebagai pengurus PAC. Mereka berbaris dan bersama-sama membacakan sumpah dan janji jabatan dipimpin langsung oleh Pengurus DPD PDI perjuangan Jawa Timur.

Rizki Kurniawan, 23 tahun, satu diantara anak-anak muda yang dilantik sebagai pengurus PAC di akhir acara musancab. Rizki dilantik sebagai Bendahara PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ngimbang.

Ditemui reporter media ini usai acara, Rizki Kurniawan mengungkapkan tekadnya untuk terjun di bidang politik dan bergabung di PDI Perjuangan. Langkah ini sebagai bentuk tanggungjawab dirinya meneruskan perjuangan para pendiri bangsa.

“Pemuda harus mengambil peran sebagai bentuk tanggungjawab dalam bagian memajukan bangsa dan negara. Dan saya memilih bergabung dengan PDI Perjuangan,” ungkap Rizki.

Menurut milenial berkumis tipis ini, PDI Perjuangan ia pilih sebagai wadah berkontribusi kepada tanah air lantaran partai ini benar-benar berjuang bagi kesejahteraan dan peduli kepada wong cilik. Tidak itu saja, ia menilai PDI perjuangan sebagai penerus sekaligus Partai yang sejauh ini menerapkan ajaran Bung Karno dalam program dan kebijakan.

Pada kesempatan itu, Rizki mengajak generasi seusianya untuk benar-benar bisa memilih dan menentukan pilihan kepada partai yang secara nyata berjuang bagi kesejahteraan masyarakat.

Terlebih di era digital saat ini, distorsi informasi marak terjadi. Sehingga ia berharap kepada generasi milenial benar-benar jeli dalam memilah mana informasi yang benar dan mana yang bohong atau hoax.

“Milenial-milenial, carilah partai yang benar-benar berjuang dari hati untuk milenial. Jangan hanya mencari partai yang memanfaatkan milenial tapi tidak bisa memberikan yang terbaik untuk milenial,” pungkas Rizki dengan semangat berapi-api. (yols/hs)

Komentar