TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Kabupaten Tulungagung berharap momentum peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945 tidak hanya sebatas seremonial dan simbolis saja.
Momen sejarah dalam merumuskan ideologi bangsa ini harus dibarengi dengan sosialisasi dan aktualisasi Pancasila serta ajaran Bung Karno dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap peringatan Harlah Pancasila 1 Juni 1945 tidak hanya simbolis belaka, tapi lebih pada sosialisasi dan aktualisasi Pancasila,” kata Ketua Repdem Tulungagung, Dio Jordy Alvian. Jumat (2/6/2023).
Dio menambahkan, Pancasila 1 Juni 1945 adalah spirit bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan dari dalam maupun dari luar negeri. Selain itu, Pancasila 1 Juni 1945 adalah dasar dalam perumusan ideologi bangsa yang disahkan oleh konstitusi pada 18 Agustus 1945.
Peringatan Harlah Pancasila tahun ini, sebutnya, adalah momen paling spesial bagi Bangsa Indonesia.

Sebab, pidato Bung Karno saat Pleno PBB tahun 1961 telah diarsipkan sebagai memory of the world dimana dalam pidato tersebut Bung Karno telah mengenalkan Pancasila kepada Dunia dan menentang kolonialisme pada saat itu.
“Bertepatan dengan peringatan bulan Bung Karno, Harlah Pancasila tahun 2023 adalah kado spesial bagi Bangsa Indonesia,” ucapnya.
Sebagai organisasi sayap partai yang berbasis kepemudaan, sebut Dio, Repdem Tulungagung siap mengawal nilai-nilai Pancasila di setiap gerakan dan kegiatan yang dilakukan di masyarakat.
Dengan melakukan sosialisasi sejarah Pancasila secara masif, diharapkan para pemuda di Kabupaten Tulungagung bisa mengaktualisasikan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Terlebih Pancasila bisa dijadikan bekal para generasi penerus untuk meneruskan kepemimpinan dan pembangunan Indonesia di masa yang akan datang.
Dalam rangkaian memperingati Harlah Pancasila 1 Juni 1945, Repdem Tulungagung juga ikut berpartisipasi pada kegiatan Upacara Bendera dan ziarah ke Makam Bung Karno di Blitar pada Kamis, 1 Juni 2023 kemarin. (sin/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS