Sabtu
26 September 2026 | 2 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Meriahkan WSL, Pemkab Banyuwangi Gelar “Banyuwangi Culture Art”

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-04042022

BANYUWANGI – Untuk memeriahkan gelaran Liga Selancar Dunia, World Surf League (WSL) Championship 2022 yang akan dihelat di Pantai Plengkung (G-Land), kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi akan menyajikan beragam seni budaya.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan, pihaknya akan mengenalkan beragam seni budaya dalam rangka memeriahkan kompetisi selancar internasional itu, di antaranya, pergelaran wayang kulit, jaranan buto, dan beragam tarian daerah. Semuanya akan disajikan di Pasar Wisata Jatian, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, pada 25-29 Mei 2022.

“Kami mengenalkan beragam seni budaya Banyuwangi kepada masyarakat luas, khususnya kepada para peselancar dan turis mancanegara yang sedang hadir dalam event WSL kali ini,” ujar Bupati Ipuk di Banyuwangi, Rabu (25/5/2022).

Bupati Ipuk berharap, ragam sajian seni budaya itu akan semakin memberikan nilai tambah dan kesan bagi para peselancar yang datang ke Banyuwangi. G-Land selama ini telah dikenal kalangan peselancar dunia dengan ombaknya serta keindahan hutannya.

“Kali ini kami ingin menambahkan pengalaman mereka dengan keindahan seni budaya Banyuwangi sehingga nantinya bisa membuat mereka semakin betah dan sering datang ke Banyuwangi,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banyuwangi, M. Yanuar Bramuda, menyebutkan rangkaian seni budaya acara tersebut dikemas dalam tajuk “Banyuwangi Culture Art”.

“Setiap malam akan dihibur dengan beragam kesenian yang berbeda,” kata Bramuda.

Pada hari pertama Rabu (25/5) ini dibuka dengan pergelaran wayang kulit semalam suntuk. Lalu, pada hari kedua akan diisi dengan pembacaan selawat berjamaah.

“Ini tidak sekadar hiburan, tapi ini juga sebagai simbolisasi untuk memohon perlindungan dari Yang Maha Kuasa agar diberikan kelancaran selama pelaksanaan WSL,” tuturnya.

Pada malam hari akan diisi dengan beragam tarian dari pelajar Banyuwangi. Sekaligus juga akan dimeriahkan dengan jaranan buto setiap malamnya. Secara berurutan akan tampil jaranan buto dari kelompok seni jaranan buto Tri Budoyo Manunggal, Setyo Budoyo Manunggal dan Purwo Budoyo.

“Acara akan digelar setiap pukul 19.00 WIB. Terbuka untuk umum dan semua masyarakat bisa hadir menyaksikannya,” pungkasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...