oleh

Mega Resmikan Kebun Raya Megawati Soekarnoputri di Jeju Korsel

-Berita Terkini, Kronik-11 kali dibaca

JEJU – Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri meresmikan kebun raya kecil yang dinamakan Megawati Soekarnoputri Garden di Jeju, Korea Selatan, kemarin.

Sebenarnya, kebun raya ini sudah diberi nama pada 28 Maret 2013. Saat itu, Megawati bahkan juga melakukan aksi simbolik dengan menanam sejumlah tanaman berwarna merah dan putih.

Namun, kali ini Megawati datang untuk meresmikan kebun raya ini secara resmi atau grand opening.

Upacara pembukaan dimulai dengan menarik tambang untuk membuka gerbang di bagian depan taman.

Setelah tambang ditarik, selembar kain yang menutupi gerbang depan kemudian terlepas dan terlihat papan bertuliskan “Megawati Soekarnoputri Garden” di gerbang.

Megawati mengaku mendapat kehormatan dengan pemberian nama kebun raya ini. Apalagi, nama ini diberikan karena Kim Sung Soo, Presiden Hotel The We yang merupakan tempat kebun raya ini berada, mengetahui bahwa Megawati memiliki hobi terhadap tanaman dan alam.

“Orang banyak mengenal saya sebagai seorang yang bekerja di politik. Sebenarnya saya pun mempunyai pekerjaan sangat berbeda dengan pekerjaan politik. Saya merupakan ketua umum Yayasan Kebun Raya Indonesia,” kata Megawati.

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan ini kemudian bercerita bahwa di Indonesia ada sekitar 32 kebun raya. Kebun raya tertua berada di Bogor yang saat ini berusia 200 tahun.

Selain itu, ada juga Kebun Raya Megawati Soekarnoputri yang terletak di Minahasa, Sulawesi Utara.

“Karena yang di Jeju lebih dulu, maka yang di Minahasa adalah adik dari yang di sini. Tentu hal ini akan makin mempererat persahabat Korea Selatan dengan Indonesia,” tuturnya.

Dia menyebutkan, keberadaan taman dan kebun raya sangat penting untuk menjaga kelestarian alam. “Karena saya merasa khawatir akibat global warming, banyak tanaman dan hewan yang jadi punah,” ujarnya.

Keberadaan kebun raya, terang Megawati, memiliki manfaat sangat penting bagi lingkungan hidup.

“Ketika saya jadi wakil presiden, kemudian presiden, saya selalu memotivasi orang Indonesia untuk juga membangun kebun raya. Karena merupakan tempat untuk penelitian, pendidikan, dan konservasi plasma nutfah,” ucap Megawati. (goek/*)