Kamis
18 Juni 2026 | 5 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mbak Puti Takziah ke Rumah Korban Teror Bom

pdip-jatim-puti-kunjungi-korban-bom

SURABAYA – Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno mengunjungi keluarga almarhum Aloysius Bayu Rendra Wardhana, korban meninggal dunia dalam serangan bom di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel, Kota Surabaya, Minggu lalu.

Puti Guntur datang ke ke rumah keluarga Bayu di Jalan Gubeng Kertajaya pada Sabtu (19/5/2018) siang. Dia didampingi Mantan Wali Kota Surabaya, Bambang DH, dan Ketua DPRD Kota Surabaya, Armuji.

Tiba di lokasi Mbak Puti langsung menyampaikan belasungkawa kepada istri Bayu, Monique Dewi Andini. Cucu Bung Karno itu menyampaikan rasa duka atas wafatnya Bayu.

“Hari ini saya baru bisa menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga mas Bayu, karena puasa pertama di Jakarta dengan keluarga,” kata Mbak Puti, usai ziarah.

Dari rumah Bayu, Mbak Puti bertolak ke rumah duka Adijasa, Jalan Demak, untuk menyampaikan dukacitanya kepada keluarga Vincentius Evan dan Nathanael Ethan. Keduanya juga korban bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Ngagel.

Di sana Mbak Puti bertemu dan memberikan semangat kepada ayah dan nenek dari Evan dan Nathan agar tetap kuat.

Terakhir Mbak Puti takziyah ke rumah Giri Catur Sungkono di Jalan Pulosari III M. Giri merupakan korban bom Gereja GPPS Jalan Arjuno, Surabaya yang meninggal pada Jumat (18/5/2018) malam.

Sebelumnya, pada Kamis (17/5/2018 ) lalu, Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) juga sudah mengunjungi keluarga almarhum Bayu Rendra Wardhana.

Wakil Gubernur Jawa Timur dua periode itu merasakan kedukaan mendalam dari keluarga Bayu Wardhana. Gus Ipul menyampaikan duka yang mendalam pada keluarga Bayu.

Bayu Wardhana punya hobi dan profesi di bidang fotografi. Di luar itu, ia menjadi relawan Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel. Saat serangan bom Minggu lalu, Bayu tengah turut menjaga keamanan gereja.

Ia berusaha menghentikan laju kencang sepeda motor yang ditumpangi kakak-beradik, Yusuf Fadhil dan Firman Halim, yang membawa bom. Sesaat kemudian, bom meledak keras. Merenggut nyawa kedua pelaku dan Bayu, serta membuat korban-korban lain luka-luka.

Selain mengunjungi keluarga Bayu Wardhana, Gus Ipul juga mengunjungi korban-korban meninggal lain di rumah peristirahatan Adhi Yasa.

“Saya merasa perlu menyampaikan duka cita yang mendalam saya kepada para keluarga korban, karena mereka adalah warga negara yang tidak berdosa. Terorisme selalu saja merenggut korban warga tak bersalah,” kata Gus Ipul.

Dia menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk merapatkan barisan. Menyatukan sikap. Menjaga lingkungan dan wilayah masing-masih agar tetap aman. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Siap Gelar RedTalk 2026, PAC PDIP Prajurit Kulon Ajak Pemuda Naik Kelas Jadi Pemimpin Masa Depan

PAC PDI Perjuangan Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, akan menggelar RedTalk 2026 sebagai forum diskusi ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Semua Pihak Menahan Diri Terkait Polemik Batalyon TP di Silo

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta seluruh pihak menahan diri terkait polemik pembangunan Batalyon Teritorial ...
LEGISLATIF

Empat Masalah Serius Sektor Pertanian Kabupaten Pasuruan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti empat persoalan utama yang dinilai ...
KABAR CABANG

PAC Ngariboyo Magetan Salurkan Bantuan untuk Warga Lansia

MAGETAN – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ngariboyo menggelar ...
KRONIK

Novita Hardini Siapkan Jalan bagi Talenta Muda Lewat UPRINTIS Futsal League 2026

Anggota DPR RI Novita Hardini menggelar UPRINTIS Futsal League 2026 sebagai wadah pembinaan talenta muda ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Gelorakan Semangat Gotong Royong Lewat Beragam Aksi Nyata di Bulan Bung Karno 2026

DPC PDI Perjuangan Kota Malang menggelar rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno 2026 mulai dari bakti sosial, bazar ...