Minggu
31 Mei 2026 | 2 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Marakkan Kirab Tumpeng Agung Nusantara Gotong Royong ke-12, Guntur Wahono: Ojo Sampe Jowo Ilang Jowone

pdip jatim 230630 kirab tumpeng 1

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Guntur Wahono menghadiri acara Kirab Tumpeng Agung Nusantara Gotong Royong ke XII di Candi Palah Penataran, Selasa (27/6/2023).

Acara budaya tersebut merupakan tradisi rutin yang setiap tahun diselenggarakan oleh Lembaga Pelindung dan Pelestari Budaya (LP2BN) bekerja sama dengan Badan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur dan lembaga lainnya.

Peserta kirab kali ini berasal dari berbagai daerah, mulai dari Surabaya, Malang, Pasuruan, Kediri, Sidoarjo. Bahkan beberapa juga berasal dari luar Jawa Timur, yakni Jakarta dan Kalimantan.

Selain itu, terdapat juga tamu kehormatan dari Keraton Yogyakarta, Solo dan Padjajaran serta ada juga yang berasal dari Eropa.

Tak lupa, acara ini juga dihadiri Kusnadi, Ketua DPRD Jawa Timur.

“Kirab Tumpeng Agung Nusantara ini diawali dari start Bale Kambang, Modangan kemudian menuju lokasi utama yaitu Candi Palah Penataran, kurang lebih berjarak 3 km,” jelas Guntur saat dihubungi oleh tim media ini, Jumat (30/6/2023).

Pria yang juga menjabat Sekretaris Badan Kebudayaan Nasional (BKN) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu mengatakan, tujuan dari diadakannya Kirab Tumpeng Agung Nusantara Gotong Royong adalah untuk menjaga atau nguri-uri budaya Jawa yang merupakan warisan dari leluhur.

Selain itu, juga bermaksud untuk memperingati berdirinya Candi Palah Penataran sebagai situs sejarah sekaligus budaya yang ada di Indonesia.

“Sesuai dengan sambutan yang disampaikan oleh Sekda Kabupaten Blitar, bahwa Candi Palah Penataran telah berdiri selama kurang lebih 800 tahun sekian, yang itu artinya harus kita jaga keberadaan dan kesakralanya sebagai peninggalan leluhur bangsa,” ujarnya.

Guntur berharap, dengan diadakannya kegiatan tersebut dapat menjadi moment pendidikan dan pengenalan sejarah bangsa bagi masyarakat umum terutama pemuda yang merupakan generasi penerus.

Sebab, Jawa adalah wilayah yang memiliki banyak kebudayaan beragam, yang didalamnya terkandung nilai-nilai luhur bangsa yang harus diwarisi oleh generasi penerus.

“Sebagai orang Jawa, kita memiliki tanggung jawab moral untuk terus mewarisi dan meneruskan budaya yang ada. Jangan sampai Jawa kehilangan budayanya, atau sering kita sebut ‘ojo sampe jowo ilang jowone’,” pungkas Guntur. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

PDI Perjuangan Ponorogo Target Pertahankan Kemenangan dan Tambah Kursi di Pemilu 2029

PONOROGO – Wakabid Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Bambang Yuwono, menegaskan pentingnya ...
EKSEKUTIF

Rijanto Akui Infrastruktur Jalan Jadi Pekerjaan Rumah Besar Pemkab Blitar

Bupati Blitar Rijanto mengakui perbaikan infrastruktur jalan masih menjadi pekerjaan rumah besar Pemkab Blitar. ...
KRONIK

Tari Bujang Ganong Buka Pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Ponorogo

PONOROGO – Tari Bujang Ganong tampil memukau sebagai pembuka dalam acara pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI ...
KRONIK

Harga Bahan Pangan Naik, Wiwin Sumrambah Sebut Faktor Global hingga Cuaca Ekstrem

JOMBANG – Kenaikan harga sejumlah bahan pangan di Jawa Timur menjadi sorotan DPRD Jawa Timur.Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Deni Wicaksono Minta Kader PDIP Aktif di Medsos, Pertarungan Politik Terjadi di Dunia Maya

PONOROGO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, meminta seluruh kader Partai untuk aktif ...
KRONIK

Deni: PDI Perjuangan Memberi Anak Muda Ruang dan Tanggung Jawab Berjuang Bersama

PONOROGO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengingatkan kader PDI Perjuangan untuk tidak ...