Kamis
08 Januari 2026 | 2 : 54

Live Jejak Bung Karno 2020, Guntur Soekarnoputra Beri Kado Istimewa

pdip-jatim-jejak-BK-guntur

SURABAYA – Momentum Bulan Bung Karno diperingati secara spesial di Surabaya. Putra sulung Proklamator RI Ir Soekarno, Guntur Soekarnoputra, turut berpartisipasi dalam kemeriahan kegiatan Jejak Bung Karno 2020, Senin (29/6/2020).

Mas To (Sapaan Guntur Seokarnoputra) menjadi tamu spesial. Guntur menjadi penampil istimewa dalam acara yang disiarkan secara live streaming serentak di tiga kota. Yakni, Surabaya, Yogjakarta, dan Jakarta.

Ayah dari Puti Guntur ini tampil secara akustik membawakan tiga lagu. Di antaranya, Click Song , Senandung Rindu dan Bengawan Solo.

Guntur mengaku mempersiapkan diri dengan berlatih beberapa hari sebelum acara. “Saya mengapresiasi acara ini karena inisiasi memperingati Bulan Bung Karno dari anak-anak muda,” katanya dalam siaran live.

Dia kagum dengan penyelenggara acara yang didominasi para generasi muda. Kegiatan tersebut dikatakan Guntur sebagai bentuk pelestarian sejarah, khususnya edukasi tentang napak tilas Soekarno yang merupakan Arek Suroboyo.

Guntur cukup enerjik dan memainkan alunan nada gitar bolong bersama dua pengiring. Meski awalnya hanya membawakan dua lagu, namun lantaran digoda bercanda oleh pembawa acara akhirnya Bengawan Solo dilantunkan sebagai lagu pamungkas.

Sementara, acara yang berdurasi sekitar 90 menit ini sekaligus menghadirkan Puti Guntur (anggota komisi X DPR RI) dan Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana selaku inisiator acara.

Menurut Puti, acara Jejak Bung Karno 2020 setidaknya memberikan sebuah sentuhan pelestarian edukasi sejarah.

“Khususnya terhadap Bung Karno dan napak tilas beliau. Ini harus menjadi program yang dipertahankan. Tidak hanya penyelenggara, melainkan juga Pemerintah Kota,” terangnya.

Hal tersebut direspon Whisnu Sakti Buana. Pemkot, kata Whisnu, telah mempersiapkan program wisata edukasi sejarah Soekarno Trip.

“Ini sedang kita bahas. Mungkin langkah awal adalah kedepan proses pembebasan rumah kelahiran Bung Karno di Pandean bisa dilakukan terlebih dahulu,” terang orang nomor dua di jajaran Pemkot Surabaya yang akrab disapa WS ini.

Acara yang disiarkan dari portal sosial media youtube @jejakbungkarno  ini turut dimeriahkan penampilan dari Rio Sax, Dian Wasita, Ida Yuliana dari Surabaya. Sedangkan Louise Deredia dari Jakarta, dan juga diselingi talkshow seputar Bung Karno oleh Dienan Silmy, Creator Kisah Tanah Jawa dari Yogjakarta. (goek)

Artikel Terkini

KLIPING MEDIA

Survei LSI Denny JA: 66% Responden Tak Setuju Usulan Pilkada Lewat DPRD

JAKARTA – Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terkait usulan pemilihan kepala daerah ...
KABAR CABANG

Instruksi Mas Dhito kepada Banteng Kabupaten Kediri: Turun ke Akar Rumput, Gandeng Pemuda!

KEDIRI – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menginstruksikan seluruh struktur ...
LEGISLATIF

Edi Cahyo Purnomo Dorong Pengentasan Kemiskinan di Jember dari 2 Sektor

JEMBER – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember Edi Cahyo Purnomo (ECP), mendorong pengentasan kemiskinan di ...
RUANG MERAH

Politik Kaum Muda

Oleh Muries Subiyantoro PADA pertengahan hingga akhir tahun 2025 lalu, muncul fenomena menarik yang patut dicermati ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jombang Rilis Kinerja 2025, Fokus Kawal Hak Rakyat

JOMBANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jombang merilis laporan kinerja tahun 2025. Hal itu sebagai bentuk ...
LEGISLATIF

Dua Manfaat Ini Jadi Alasan DPRD Surabaya Dukung Kebijakan Parkir Nontunai

SURABAYA – Komisi C DPRD Surabaya menilai bahwa edukasi kepada juru parkir (jukir) menjadi kunci utama dalam ...