Jumat
07 Agustus 2026 | 4 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Legislator Nilai Tak Tepat Jika SBY Selalu Beri Catatan Jokowi-JK

pdip-jatim-arteria-dahlan

pdip-jatim-arteria-dahlanJAKARTA — Legislator PDI Perjuangan di DPR Arteria Dahlan, menilai tidak tepat jika mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono kerap memberikan catatan terhadap pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Sebab, kata arteria, apa yang terjadi pada pemerintahan saat ini juga tidak terlepas dari kinerja 10 tahun pemerintahan SBY. Menurutnya, SBY tidak bisa lepas tangan begitu saja terkait apa yang sedang dihadapi Indonesia saat ini.

“Karena Indonesia yang saat ini dipimpin Pak Jokowi, sedikit banyaknya adalah akibat dari pemerintahan sebelumnya yang kita ketahui dipimpin Pak SBY selama 10 tahun,” kata Arteria, sebagaimana keterangan tertulisnya, Minggu (12/6/2016).

Dia menilai SBY adalah salah satu pihak yang berkontribusi atas situasi perekonomian Indonesia saat ini. Berbagai permasalahan ekonomi, sebut dia, tidak bisa dilepaskan dari warisan SBY.

Anggota dewan asal dapil VI Jawa Timur ini mencontohkan masalah tingginya harga daging. Kalau mau cermat dan jeli, ungkapnya, hal itu sudah ada pada zamannya SBY, dan bahkan bermulai di sana.

“Pemerintah saat ini kan hanya kebagian pekerjaan dan tanggung jawab saja,” ucap Arteria.

Pun soal daya beli menurun, PHK buruh, dan sebagainya, lanjut dia, bukanlah hal sederhana dan disebabkan hanya kesalahan pemerintahan Jokowi. Dia menilai berbagai masalah itu terjadi akibat akumulasi kebijakan pemerintahan SBY yang cenderung instan dan tidak menyelesaikan masalah, seperti program bantuan langsung tunai (BLT) yang tidak pro pada kemandirian berusaha dan terbukanya lapangan kerja.

Untungnya, sebut Arteria, pemerintahan Jokowi sangat siap, alternatif kebijakan sudah dihadirkan. Saat ini bahkan pemerintah telah menggulirkan paket kebijakan ekonomi sebagai bentuk konkret kesiapan, kesigapan, dan mitigasi risiko dampak lemahnya laju perekonomian nasional.

“Semuanya terobosan yang baru pertama kali diambil, terobosan berani, dan belum pernah dilakukan pemerintahan sebelumnya,” ucapnya.

Sebelumnya, SBY memberikan tujuh catatan kritis kepada pemerintahan Jokowi. Catatan tersebut disampaikan di sela-sela kegiatan silaturahim kader Partai Demokrat di kediamannya di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/6/2016). (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Silaturahmi dengan Keluarga Besar MAN Sumenep, Hj. Ansari: Suara Para Guru Sangat Penting

SUMENEP – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, melakukan kunjungan ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep, pada ...
EKSEKUTIF

Tekan Timbulan Sampah ke TPA Benowo, Eri Cahyadi Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Rumah

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota ...
KRONIK

Hj. Ansari Tegaskan Peran Penting P2K2, Ajak Keluarga Prioritaskan Pendidikan Anak

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mengatakan bahwa Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga ...
SEMENTARA ITU...

Mas Dhito Beri Beasiswa dan Peralatan Las untuk Peraih Emas LKS Nasional 2026

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberikan beasiswa hingga perguruan tinggi dan peralatan las kepada Moh. ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Targetkan Komisi Disabilitas Pertama di Indonesia Terbentuk Agustus 2026

DPRD Jawa Timur menargetkan pembentukan Komisi Disabilitas pertama di Indonesia melalui penyelesaian Raperda ...
PEREMPUAN

PWI Gresik Nobatkan Nila Yani Jadi Tokoh Inspiratif Penggerak UMKM

GRESIK – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Gresik-Lamongan, Nila Yani Hardiyanti dikenal sebagai wakil rakyat yang ...