Sabtu
15 Agustus 2026 | 8 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Legislator Nilai Tak Tepat Jika SBY Selalu Beri Catatan Jokowi-JK

pdip-jatim-arteria-dahlan

pdip-jatim-arteria-dahlanJAKARTA — Legislator PDI Perjuangan di DPR Arteria Dahlan, menilai tidak tepat jika mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono kerap memberikan catatan terhadap pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Sebab, kata arteria, apa yang terjadi pada pemerintahan saat ini juga tidak terlepas dari kinerja 10 tahun pemerintahan SBY. Menurutnya, SBY tidak bisa lepas tangan begitu saja terkait apa yang sedang dihadapi Indonesia saat ini.

“Karena Indonesia yang saat ini dipimpin Pak Jokowi, sedikit banyaknya adalah akibat dari pemerintahan sebelumnya yang kita ketahui dipimpin Pak SBY selama 10 tahun,” kata Arteria, sebagaimana keterangan tertulisnya, Minggu (12/6/2016).

Dia menilai SBY adalah salah satu pihak yang berkontribusi atas situasi perekonomian Indonesia saat ini. Berbagai permasalahan ekonomi, sebut dia, tidak bisa dilepaskan dari warisan SBY.

Anggota dewan asal dapil VI Jawa Timur ini mencontohkan masalah tingginya harga daging. Kalau mau cermat dan jeli, ungkapnya, hal itu sudah ada pada zamannya SBY, dan bahkan bermulai di sana.

“Pemerintah saat ini kan hanya kebagian pekerjaan dan tanggung jawab saja,” ucap Arteria.

Pun soal daya beli menurun, PHK buruh, dan sebagainya, lanjut dia, bukanlah hal sederhana dan disebabkan hanya kesalahan pemerintahan Jokowi. Dia menilai berbagai masalah itu terjadi akibat akumulasi kebijakan pemerintahan SBY yang cenderung instan dan tidak menyelesaikan masalah, seperti program bantuan langsung tunai (BLT) yang tidak pro pada kemandirian berusaha dan terbukanya lapangan kerja.

Untungnya, sebut Arteria, pemerintahan Jokowi sangat siap, alternatif kebijakan sudah dihadirkan. Saat ini bahkan pemerintah telah menggulirkan paket kebijakan ekonomi sebagai bentuk konkret kesiapan, kesigapan, dan mitigasi risiko dampak lemahnya laju perekonomian nasional.

“Semuanya terobosan yang baru pertama kali diambil, terobosan berani, dan belum pernah dilakukan pemerintahan sebelumnya,” ucapnya.

Sebelumnya, SBY memberikan tujuh catatan kritis kepada pemerintahan Jokowi. Catatan tersebut disampaikan di sela-sela kegiatan silaturahim kader Partai Demokrat di kediamannya di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/6/2016). (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Serapan Belanja Modal Jember Rendah, DPRD Minta Pemkab Buka Strategi

JEMBER – Realisasi belanja modal dalam APBD Kabupaten Jember 2026 baru mencapai 16,55 persen hingga semester ...
LEGISLATIF

APBD Magetan 2027 Masih Andalkan Dana Transfer Pusat, Pemkab Diminta Genjot PAD

MAGETAN – Pemerintah Kabupaten Magetan diminta untuk terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) seiring postur ...
SEMENTARA ITU...

Punjul: Kepemimpinan Bukan soal Kedudukan, tapi Seberapa Besar Manfaat

BATU – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Batu, Punjul Santoso, mengingatkan para pengurus muda ...
SEMENTARA ITU...

Pesan Doding untuk Paskibraka Trenggalek: Kalian Bukan Sekadar Pengibar Bendera

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi berpesan kepada Paskibraka 2026 agar tidak memaknai tugas pengibaran bendera ...
KRONIK

Gesah Bareng Ambi Bupati: Cara Ipuk Cari Solusi Langsung Masalah Pangan

BANYUWANGI – Berbagai persoalan yang dihadapi petani, nelayan, peternak, hingga pelaku perkebunan di Banyuwangi ...
KRONIK

Relief Gumuk Lumpang Rusak, DPRD Jember Minta Dugaan Perusakan Diusut

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, meminta polisi mengusut dugaan perusakan Objek Diduga Cagar ...