oleh

Lebaran, Satgas DPD Tetap Siaga Menjaga Kantor Partai

-Kronik-89 kali dibaca

SURABAYA – Meski aktivitas kesekretariatan libur seputar Hari Raya Idul Fitri, keamanan kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Jalan Kendangsari Industri 57 Surabaya tetap terjaga 24 jam.

Kantor berlantai 3 ini siang malam dijaga Satgas DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, termasuk selama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Wakil Sekretaris Bidang Internal sekaligus Pembina Satgas DPD PDI Perjuangan Jatim SW Nugroho mengatakan, tidak boleh ada kekosongan petugas keamanan kantor selama Lebaran.

“Ada empat petugas yang berjaga dalam sehari semalam. Saat Lebaran bisa bergantian masing-masing dua orang,” jelas SW Nugroho, melalui sambungan seluler, Kamis (13/5/2021)

Di saat Lebaran ini, pihaknya membolehkan personel satgas mengatur jam giliran jaga. Sehingga para satgas masih sempat berkumpul keluarga di sela tugasnya menjaga keamanan kantor DPD.

“Yang penting dalam 24 jam, sepanjang tahun harus selalu ada yang berjaga. Kantor ini kan rumah rakyat, barangkali ada yang datang, bisa terlayani,” imbuhnya.

Sementara itu, seorang satgas, Hariyanto mengatakan, pas hari pertama Lebaran, dia kebetulan mendapat giliran jaga. “Saya ini kader Partai, Satgas Partai. Kalau saat Lebaran kebetulan giliran piket, ya harus siap,” tegasnya.

Soal kumpul keluarga, sebagai seorang Muslim, dirinya ingin seperti yang lainnya, bisa kumpul keluarga saat Lebaran.

Namun, tambah Hariyanto, bahwa tugas piket juga harus dilaksanakan dengan ikhlas, penuh semangat dan tanggung jawab dalam menjaga aset kantor maupun melayani karyawan dan tamu.

“Kalau saya dan teman-teman tetap semangat dan ceria. Kalau suntuk dengar musik atau lihat TV, kadang bantu menyapu halaman kalau ada guguran daun,” ujar Hariyanto.

Sedangkan Mbah Suparminto, satgas paling senior di DPD Jatim yang juga berjaga saat Lebaran, menyampaikan, di hari pertama Lebaran ini, belum ada yang datang. Karena sekretariat libur, juga tidak ada agenda kepartaian.

“Hanya ada penyiar Super Radio yang datang. Kalau Ramadhan kemarin ramai terus. Tapi meskipun hanya beberapa orang yang datang, kita tetap pakai protokol kesehatan dengan cek suhu badan dan cuci tangan untuk setiap yang datang,” tutup Mbah Supar. (goek)