Senin
12 Oktober 2026 | 5 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Langkah Preventif Ratna Sari Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok di Kota Pahlawan

PDIP-Jatim-Ratna-Sari-18012024

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Tri Indah Ratna Sari, secara mendalam angkat suara terhadap perkembangan harga bahan pokok di Kota Pahlawan. Ia memaparkan langkah-langkah preventif yang dapat diambil pemerintah untuk mengatasi potensi kenaikan harga bahan pokok, (18/1/2024).

“Pemerintah dapat mengambil langkah-langkah konkret, seperti mengelola pasokan dengan efisien, memonitor inflasi secara cermat, dan memberikan insentif kepada petani untuk meningkatkan produksi bahan pokok,” ujar Ratna.

Dalam konteks pengelolaan pasokan, Ratna menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara pemerintah, produsen, dan konsumen. “Kerjasama ini menjadi fondasi utama dalam mencapai stabilitas harga dan ketersediaan pangan yang optimal di masyarakat,” tambahnya.

Tidak hanya itu, politisi muda PDI Perjuangan itu juga menyoroti perlunya pengelolaan risiko bencana alam dalam rantai pasok pangan. “Penting bagi pemerintah untuk mengurangi risiko bencana alam yang dapat mempengaruhi produksi bahan pangan. Langkah-langkah mitigasi perlu diterapkan untuk menjaga kelancaran pasokan di tengah potensi ancaman alam,” terangnya.

Dalam rangka mencapai tujuan keseluruhan, yakni stabilitas harga dan ketersediaan pangan, Ratna Sari kembali menegaskan perlunya sinergi antara pemerintah, produsen, dan konsumen. “Kesadaran bersama untuk menciptakan sistem yang berkelanjutan dan saling mendukung menjadi kunci keberhasilan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya, Dewi Soeriyawati, menjelaskan bahwa untuk bahan pokok relatif aman. Hanya harga telur dan daging ayam yang terindikasi akan mengalami kenaikan.

Ia juga menambahkan, sejumlah pasar di Kota Pahlawan telah menyediakan Warung Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Warung tersebut bertugas mengontrol dan memantau harga, serta stok bahan pangan agar tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Dalam pasar, harga masih cukup stabil dan aman. Kolaborasi dengan Bulog dan operasi pasar rutin kami lakukan untuk memastikan ketersediaan stok minyak, gula, dan beras tanpa melampaui HET,” ujar Dewi.

Seperti diketahui, Pemkot Surabaya juga menjalankan operasi pasar dua kali dalam seminggu dengan layar monitor pemantauan harga di beberapa pasar. Langkah ini diambil untuk memberikan informasi transparan kepada konsumen mengenai harga bahan pokok dan mencegah praktik penipuan oleh pedagang. (yolan/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Beber Jalur Koreksi Desil Bansos, Warga Kediri Bisa Ajukan Pemutakhiran Data

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mengingatkan warga agar memeriksa data kesejahteraan yang ...
KRONIK

RSUD Blambangan Raih Tiga Penghargaan NHR, Bupati Ipuk: Tolok Ukur Berbenah Tingkatkan Layanan

BANYUWANGI – RSUD Blambangan Banyuwangi meraih tiga penghargaan dalam ajang National Hospital Ranking (NHR) yang ...
KRONIK

Bupati Fauzi Upayakan Pemulangan 9 Nelayan Sumenep yang Ditahan di Australia

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengupayakan pemulangan sembilan ...
HEADLINE

HUT ke-81 Jatim, Deni: Pembangunan Berhasil Jika Rakyat Ikut Maju dan Merasakan Manfaatnya

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari ...
KRONIK

Ratusan Kendaraan Dinas “Raib”, Andi PDIP Sebut Pemda Berpotensi Tanggung Kewajiban Pajak

BONDOWOSO – Sebanyak 409 kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab0) Bondowoso tidak diketahui ...
LEGISLATIF

Wiwin Minta Pemerintah Hitung Pasokan Bahan Baku Sebelum Bangun Pabrik Pakan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Wiwin Sumrambah mengingatkan pemerintah agar mengkaji kesiapan bahan ...