Minggu
30 Agustus 2026 | 7 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kusnadi Tinjau Langsung Proses Evakuasi dan Penanganan Korban Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

pdip-jatim-221002-kusnadi-malamng-1

MALANG – Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Kusnadi meninjau secara langsung proses penanganan korban pasca-kerusuhan yang terjadi pada pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya di Rumah Sakit Umum Daerah Kanjuruhan dan Rumah Sakit Wava Husada di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Kusnadi juga berbincang secara langsung dengan jajaran Forkopimda Kabupaten Malang yang dipimpin oleh Bupati Malang, H.M. Sanusi terkait dengan kebutuhan penanganan korban meninggal dan luka-luka yang sudah dievakuasi dari Stadion Kanjuruhan.

Selaku Ketua DPRD Jatim, Kusnadi turut prihatin dan menyampaikan rasa belasungkawa sedalam-dalamnya kepada korban meninggal, dalam peristiwa yang terjadi selepas pertandingan sepakbola antara Arema FC melawan Persebaya.

“Kami sangat prihatin timbulnya korban dari pihak suporter dan aparat kepolisian. Subhanallah, saya tidak bisa membayangkan bisa terjadi seperti ini dan tidak mendugalah kita bisa terjadi peristiwa ini,” ungkap Kusnadi seusai meninjau proses penanganan korban di Rumah Sakit Wava Husada, Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (2/10/2022) dini hari.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini mengatakan, peristiwa yang berujung pada timbulnya korban jiwa dan luka-luka ini menjadi tamparan keras bagi pelaksanaan kompetisi olahraga, khususnya cabor sepak bola yang sangat digandrungi masyarakat Indonesia.

Kusnadi secara tegas mengatakan, bahwa pihaknya telah minta kepada jajaran Rumah Sakit Tingkat Provinsi seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar bahkan hingga RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk turut membantu proses penanganan korban.

“Saya sudah minta semua rumah sakit Pemerintah Provinsi Jawa Timur, karena itu sudah kewenangan kami sebagai pemerintah provinsi, untuk bersiaplah membantu semaksimal mungkin agar kemudian mereka yang menjadi korban bisa segera tertangani,” ujarnya.

Disisi lain, Bupati Malang H.M. Sanusi menerangkan bahwa pembiayaan untuk proses pengobatan dan perawatan korban pasca kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan sepenuhnya akan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Malang.

Dia berjanji, pihaknya akan melakukan segala upaya terbaik untuk bisa segera memberikan perawatan dan pengobatan secara maksimal kepada para korban. Sekaligus membentuk command center sebagai pusat informasi bagi para keluarga korban.

“Hari ini kita akan lakukan semua yang terbaik yang bisa kita lakukan oleh Kabupaten Malang,” ucap Sanusi. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Didik Nurhadi: Nasionalisme dan Religiusitas Jadi Kekuatan Indonesia

JOMBANG — Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Nurhadi menegaskan, ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Pamekasan Gelar Futsal Cup 2026, Rebutkan Piala MH Said Abdullah dan Tabanas

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar Turnamen Futsal Cup 2026 antar-Pimpinan Anak Cabang ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Event di Daerah Jangan Cuma Ramai, UMKM Lokal Harus Ikut Panen

NGAWI — Event yang digelar di daerah jangan berhenti menciptakan keramaian. Anggota Komisi VII DPR RI Novita ...
KRONIK

Wujud Kepedulian, Hj. Ansari Salurkan 116 Unit Bantuan ATENSI Kemensos di Pamekasan

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menyalurkan 116 unit bantuan alat bantu fisik bagi ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pucanglaban Dikukuhkan, Komitmen Besarkan PDI Perjuangan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengukuhkan pengurus Ranting dan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Ajak Generasi Muda Terlibat Kelola Sampah

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan terus melakukan sosialisasi dan mengajak berbagai elemen ...