Rabu
14 Oktober 2026 | 9 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kunjungi Kawasan Banjir di Blitar Selatan, Sri Rahayu: Perlu Normalisasi Sungai

pdip-jatim-221020-sri-rahayu-1

BLITAR – Ketua DPP PDI Perjuangan Sri Rahayu mengatakan, normalisasi sungai di wilayah Blitar Selatan penting dilakukan. Hal ini untuk mencegah atau mengurangi terjadinya banjir di kawasan tersebut yang hampir terjadi setiap tahun.

Menurut Sri Rahayu, kondisi sungai yang kurang dalam di Blitar Selatan menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir. Dia mencontohkan kondisi sungai tersebut di wilayah Dusun Klatak, Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo.

“Banjir disebabkan oleh luapan air sungai. Apalagi sungai yang ada di wilayah tersebut menjadi muara dari tujuh sungai lainnya,” beber Sri Rahayu saat di lokasi pengungsian bencana banjir Blitar Selatan, Rabu (19/10/2022).

Terkait itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI tersebut bakal berkomunikasi dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BP DAS) agar diupayakan normalisasi sungai.

Baca juga: Tinjau Dapur Umum, Sri Rahayu Ikut Distribusikan Makanan kepada Warga Terdampak Bencana Banjir

Selain kondisi sungai, terang Sri Rahayu, terjadinya banjir menahun di wilayah Blitar selatan juga disebabkan berkurangnya hutan-hutan di kawasan tersebut.

“Salah satu penyebab dari banjir yang terjadi di wilayah Blitar selatan ini adalah kondisi hutan yang gundul, sehingga tidak ada lahan resapan air yang optimal,” sebutnya.

Kondisi itu, sambungnya, semakin diperparah dengan adanya aktivitas alih fungsi lahan dari tanaman keras ke tanaman tebu. Sehingga saat hujan turun dengan intensitas tinggi air tidak dapat tertampung dengan baik oleh tanah.

Dia pun mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat hujan mulai turun dengan intensitas yang tinggi. Sri Rahayu juga minta masyarakat untuk bersiap agar jika terjadi banjir bisa segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

“Pada kesempatan ini saya juga mengimbau kepada warga untuk mewaspadai musim pancaroba yakni peralihan dari musim kemarau ke musim hujan yang biasanya rawan dengan terjadinya bencana, baik angin puting beliung, longsor, banjir atau pun lainnya,” imbau Sri Rahayu.

Melalui imbauan tersebut dia juga mengingatkan warga agar pohon-pohon dekat rumah yang rawan tumbang dan waktunya dipotong, untuk segera dipangkas.

“Demikan juga dengan sampah. Agar dibuang di tempatnya. Sehingga tidak mengganggu saluran air saat hujan deras berlangsung,” tuturnya. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Doding Rahmadi Bakal Bangun Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan di Trenggalek

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, merencanakan pembangunan sumur bor untuk mengatasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Usulkan MJC Digitalisasi 2.574 Pasar Rakyat Jatim, Libatkan 100 Talenta Muda

SURABAYA – Digitalisasi 2.574 pasar rakyat di Jawa Timur diusulkan melibatkan talenta muda melalui program ...
LEGISLATIF

Ony Setiawan Dorong Tuban Jadi Motor Ekonomi Pantura Berbasis Industri, Maritim, dan Pariwisata

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Ony Setiawan mendorong Kabupaten Tuban dikembangkan sebagai motor ...
LEGISLATIF

Puan Desak Tambahan Pasokan BBM Bali Diikuti Perbaikan Distribusi hingga SPBU

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah dan Pertamina memastikan tambahan pasokan bahan bakar ...
KRONIK

PDIP Surabaya Fokus Konsolidasi dan Kerja Kerakyatan untuk Menangkan Pemilu 2029

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya memprioritaskan konsolidasi organisasi dan penguatan kerja kerakyatan ...
KRONIK

Pemkab Banyuwangi Gelar Operasi Katarak Gratis, Bantu 4.869 Warga

BANYUWANGI –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ...