oleh

Kontemplasi di Makam BK, Calon Kader Pratama Diwejang Sekjen PDIP

BLITAR – Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Bambang Juwono mengatakan, sebagai partai ideologis maka kaderisasi menjadi agenda penting untuk melahirkan kader-kader partai yang mampu menerjemahkan Pancasila sebagai ‘working ideologi’ dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Sehingga PDI Perjuangan dapat hadir di tengah rakyat sebagai partai yang solutif dan peduli dengan problematik rakyat,” kata Bambang Juwono, Senin (23/10/2017).

Hal itu dia sampaikan, terkait usainya Pendidikan Kader Pratama yang diselenggarakan oleh Badiklatcab DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, kemarin.

Pendidikan Kader Pratama yang digelar di Local Education Center (LEC) Garum, Blitar ini berlangsung sejak Jumat (22/10/2017) hingga Minggu (22/10/2017).

Bambang yang juga Kepala Badiklatda DPD PDI Perjuangan Jatim ini menambahkan, tujuan utama penddikan kader adalah untuk memperkuat 5 mantap partai. Terutama mantap ideologi dan mantap kader.

“Ideologi PDI Perjuangan adalah Pancasila sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 dengan jiwa dan semangat kelahirannya pada tanggal 1 Juni 1945,” jelas politisi yang akrab disapa Logos ini.

Peserta pendidikan kader, imbuh anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini, juga dibawa ke makam Bung Karno pada Sabtu malam, untuk berziarah dan berdoa. Di komplek makam BK, mereka juga mendapat wejangan Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Hadir pula bersama Sekjen, yakni Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi, serta Sekretaris DPD Sri Untari.

Di depan 133 peserta terdiri 100 laki-laki dan 33 perempuan, Hasto di antaranya menyampaikan bekal bagi kader terkait ideologi PDI Perjuangan. Hasto juga berharap dari pemahaman ideologi melalui ruang-ruang kelas selama pendidikan kader, agar bisa diterapkan di tengah-tengah masyarakat di lingkungannya masing-masing.

“Malam ini kita melakukan kontemplasi atas perjalanan sejarah Bung Karno, sehingga bisa jadi energi positif bagi kita untuk menuju masyarakat yang lebih baik, untuk memperbaiki wajah kepartaian kita, wajah partai di tengah masyarakat, wajah partai dalam mengelola kekuasaan pemerintahan,” ujar Hasto.

Sementara itu, pada pembukaan lalu dilakukan oleh Bambang Logos. Hadir dan memberi sambutan pada acara pembukaan, yakni Bupati Blitar Riyanto dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar yang juga wakil bupati setempat, Marhaenis.

Acara pembukaan juga dihadiri seluruh pengurus DPC PDIP dan petugas partai di legislatif. (goek)