Jumat
23 Oktober 2026 | 8 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Koalisi Kekeluargaan Masih Tahap Penjajakan

pdip-jatm-hasto-ssat-di-batu

pdip-jatm-hasto-ssat-di-batuJAKARTA – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, koalisi kekeluargaan yang dibentuk tujuh partai masih dalam tahap penyeragaman pandangan politik. Termasuk soal penentuan sosok bakal calon gubernur yang bakal dimajukan dalam Pilkada DKI Jakarta.

“Koalisi sifatnya masih dalam tahap penjajakan,” jelas Hasto, di kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2016) malam.

Hasto menambahkan, koalisi ini belum menentukan figur calon yang diusung dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Setelah menyamakan persepsi, tambah dia, barulah akan ditemukan kesepahaman terkait nama calon.

“Setelah bertemu, kemudian dibangunlah kesepahaman terhadap calon. Ini kan masih dalam proses,” kata dia.

Hasto menambahkan, dibentuknya koalisi kekeluargaan merupakan gagasan yang baik. Koalisi kekeluargaan, terangnya, didasarkan pada prinsip saling mendukung antara yang kuat dan yang lemah.

Prinsip ini kerap dilupakan dalam kehidupan, namun koalisi kekeluargaan justru menerapkannya dalam berpolitik.

“Sehingga meskipun di antara partai politik berkompetisi, tetapi kami juga berdialog untuk menyepakati hal hal yang fundamental untuk bangsa ini,” jelasnya.

Dia menambahkan, gabungnya PDI Perjuangan di koalisi kekeluargaan bukan atas instruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Namun, lanjut dia, Megawati memberikan keleluasaan bagi para kader untuk membangun kerja sama dengan partai politik lain.

“Ibu Mega dalam memimpin sangat demokratis. Beliau memberikan kebijakan-kebijakan dasar kemudian kami terjemahkan kebijakan tersebut,” terang Hasto.

Sebelumnya, PDIP DKI Jakarta, Gerindra, PKS, PPP, Demokrat, PKB dan PAN, membuat kesepatan membentuk koalisi kekeluargaan terkait Pilkada DKI Jakarta 2017 pada Senin (8/8/2016) .

Koalisi kekeluargaan menyatakan sepakat tak lagi mendukung bakal calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di masa mendatang.

Pelaksana tugas Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Bambang DH menuturkan ada tujuh kriteria pemimpin Jakarta menurut Koalisi Kekeluargaan.

Tujuh kriteria itu, yakni arif, bijaksana, beradab, santun, beretika, bersih dan cerdas. Kriteria itu merupakan usulan dari setiap partai politik dalam pertemuan di Restoran Bunga Rampai, Jakarta Pusat.

Belum dibicarakannya soal figur dalam pertemuan itu bukan tanpa alasan. Menurut Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD PDI-P DKI Jakarta, Gembong Warsono, perlu kesepahaman antara partai politik terkait pilkada sebelum membahas figur pemimpin Jakarta. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Kota Batu 2027, Dorong Kemandirian Fiskal dan Belanja Tepat Sasaran

BATU – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu mendorong pemerintah kota memperkuat kemandirian fiskal dalam ...
EKSEKUTIF

Anggaran Surabaya 2027 Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Penanganan Banjir

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya memprioritaskan pendidikan, kesehatan, dan penanganan banjir dalam penyusunan ...
EKSEKUTIF

Hari Santri 2026, Rijanto Dorong Santri Blitar Kuasai Teknologi dan Ikut Membangun Daerah

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri menguasai ilmu agama sekaligus teknologi agar mampu mengambil ...
UMKM

Mendorong Kemandirian UMKM Kebun Sagu hingga Pantai Sumilir Tuban

TUBAN – Penguatan ekonomi pegiat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan wisata Tuban terus dilakukan ...
KRONIK

Mahasiswa Kritisi Anggaran, Sinung Dorong Pembenahan PAD dari Sektor Kopi

BONDOWOSO – Sejumlah mahasiswa dari enam perguruan tinggi di Bondowoso mengkritik efisiensi anggaran pemerintah ...
KRONIK

Terima Aliansi Ulama Jatim, Yordan Pastikan Kawal Aspirasi hingga ke Pusat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Yordan M. Batara-Goa, menegaskan akan mengawal ...