Sabtu
17 Oktober 2026 | 10 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua DPRD Minta Pemkot Surabaya Tetap Gelar Pemilihan Cak dan Ning

ilustrasi cak dan ning

ilustrasi cak dan ningSURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji benar-benar menyesalkan kebijakan pemerintah kota yang telah menghapus event pemilihan Cak dan Ning Surabaya. Sebab, salah satu ikon Kota Surabaya itu merupakan agenda tahunan yang sudah berlangsung cukup lama, yakni sejak 1981 dan selama ini sudah berjalan cukup baik.

Kata Armuji, even pemilihan Cak dan Ning Surabaya merupakan upaya pelestarian budaya lokal yang harusnya tetap dijaga dan dilestarikan. Sampai sekarang, alumninya sudah cukup banyak dan di antaranya sudah mampu membawa nama Surabaya ke tingkat nasional, bahkan dunia internasional.

“Salah satunya Putri Indonesia 2014, Elvira Devinamira, yang juga Ning Surabaya 2012,“ ungkap Armuji, Minggu (22/3/2015).

Pria yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu menambahkan, bahwa kebudayaan daerah adalah salah satu aset kebudayaan nasional. Dalam konsep ketahanan nasional, jelasnya, pelestarian kebudayaan daerah sangat diperlukan agar bangsa ini tetap maju dan tumbuh tanpa kehilangan jati dirinya.

Event pemilihan Cak dan Ning Surabaya, lanjut dia, ini harus dipandang sebagai salah satu perwujudan bela negara. Terlebih pesertanya adalah semuanya anak muda sebagai generasi penerus bangsa.

Sesuai konsep dan tujuan diselenggarakannya event pemilihan Cak dan Ning Surabaya ini adalah untuk menjadikan mereka sebagai Duta Wisata Kota. “Harusnya pemkot melakukan evaluasi, kalau kualitas output-nya menurun ya dicari penyebabnya. Pemkot dalam hal ini dinas pariwisata harus segera melakukan perbaikan. Pelaksananya kan mereka, kok yang disalahkan evennya?” ujar Armuji.

Alasan Pemkot Surabaya meniadakan acara ini, dengan mengalihkan anggarannya untuk kegiatan promosi wisata ke Singapura patut dipertanyakan. Di satu sisi, tambah dia, pemkot menilai masih ada persoalan terhadap kualitas produk budaya daerahnya, tetapi di sisi lain ngotot promosi wisata ke mancanegara.

“Lantas wisata apa yang mau mereka promosikan. Saya minta dinas pariwisata dan walikota segera turun tangan untuk menyelesaikan persoalan ini. Dan agenda pemilihan Cak dan Ning tetap bisa terselenggara seperti tahun-tahun sebelumnya,“ tandasnya. (pri/*)

sumber foto: fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Risma Desak Pemulihan Air Sumur di Malang, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

MALANG – Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini menekankan pentingnya pemulihan ...
KRONIK

Sri Untari: Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih Bisa Timbulkan Kegaduhan

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengingatkan Kementerian Koperasi agar mengkaji ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gelar Pekan Sampah Nasional, Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berguna

MALANG – PDI Perjuangan mengajak masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadikan pengelolaan sampah sebagai ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Rawat Mangrove, Pelestarian Lingkungan Harus Berkelanjutan

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda terlibat langsung dalam ...
KRONIK

Hadiri Lomba Mewarnai Tugu Keris, Bupati Fauzi Puji Kreativitas Ratusan Anak

SUMENEP – Komunitas Lakona Lakone sukses menggelar lomba mewarnai tugu keris tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan ...
HEADLINE

Hasto Tawarkan Moratorium Hutan dan Penataan Ulang Tata Ruang untuk Atasi Karhutla

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menawarkan dua langkah mendasar untuk mengatasi ...