oleh

Ketua DPRD Jatim Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Gresik

-Headline-60 kali dibaca

GRESIK – Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi SH MHum menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan di beberapa wilayah Kabupaten Gresik. Kemarin, Minggu (17/4/2022), Kusnadi bertemu dengan konstituennya di Kecamatan Menganti.

Sosialisasi mengambil tema Pancasila sebagai Penangkal Radikalisme dan Sikap Intoleran diikuti tokoh dan sejumlah elemen masyarakat serta kader-kader PDI Perjuangan.  

Menurut Kusnadi, Pancasila sebagai dasar bernegara berbangsa dan bernegara telah final adanya. Sehingga, tidak perlu lagi diperdebatkan, namun untuk dilaksanakan. Pelaksanaan nilai-nilai Pancasila secara otomatis mengikis sikap-sikap intoleran yang belakangan hari disuarakan oleh sebagaian kecil bahkan oleh warga Indonesia.

Dalam pertemuan itu, Kusnadi yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim itu juga menjelaskan bahwa Pancasila sebagai rujukan system berbangsa dan bernegara dalam upaya mensejahterakan rakyat dan berkeadilan sosial.

Karena itu, pada kesempatan tersebut, Kusnadi juga mengimbau kepada peserta, khususnya kader-kader Partai untuk bersama-sama membantu mendorong program pengentasan kemiskinan. Baik program-program inisiasi dari DPR RI, DPRD Jawa Timur dan DPRD Kabupaten. Juga bersama-sama memastikan, program-program bantuan sosial dari pemerintah tersalurkan kepada yang berhak.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Gresik, Mujid Riduan mengatakan, pada beberapa kali momemn momen konsolidasi termasuk pada saat sosialisasi wawasan kebangsaan, Kusnadi kerap menegaskan perlunya sinergi dengan berbagai pihak dalam upaya penanganan kemiskinan.

“Pak Kusnadi mengajak khususnya kepada kader-kader Partai untuk mengawal data masyarakat miskin. Sehingga program yang dijalankan pemerintah bisa tepat sasaran,” kata Mujid Riduan, Senin (18/4/2022).

Mujid menyampaikan, dalam menjalankan program DPRD Pusat, Provinsi dan Kabupaten, semua harus bersinergi.

“Karena tujuan kita sama, membantu kesejahteraan masyarakat,” pungkas Wakil Ketua DPRD Gresik tersebut. (mus/hs)