Jumat
18 September 2026 | 8 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kaderisasi Kepemimpinan Penting untuk Lahirkan Pemimpin Berjiwa Negarawan

pdip-jatim-hasto-lemhanas

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan, kaderisasi kepemimpinan sangat penting untuk melahirkan calon pemimpin berjiwa negarawan. Menurutnya, pemimpin harus berdiri kokoh atas ideologi bangsa.

“Pemimpin negarawan hadir melalui kaderisasi kepemimpinan. Ia berdiri kokoh atas ideologi bangsa, yang dibumikan pada persoalan keseharian rakyat,” kata Hasto saat jadi pembicara diskusi panel di Lemhanas, Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Pemimpin negarawan yang hadir bersama rakyat, sebut Hasto, akan memiliki rasa tanggung jawab dan sense of direction terhadap masa depan bangsa Indonesia. Pemimpin negarawan itu pun hanya akan lahir dalam narasi cinta kepada tanah air.

Dia juga menegaskan, dalam diri seorang pemimpin negarawan ada kemampuan teknokratik untuk menyelesaikan masalah rakyat. Juga tampil dengan seluruh wisdom kepemimpinan, serta bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa.

“Ini akan ditandai dengan adanya sense of direction guna mewujudkan cita-cita kolektif bangsa,” paparnya.

Pemimpin negarawan, tambah Hasto, mampu mensintesakan pemahaman terhadap sistem politik, sistem ekonomi, dan landasan kebudayaan yang sesuai jati diri bangsanya.

Menurut Hasto, terjadinya krisis kepemimpinan negarawan sendiri adalah akibat dari melunturnya pemahaman ideologi dan kehilangan spirit, disiplin dan keteladanan.

Karena itu, lanjut dia, negara tentu harus campur tangan untuk memfasilitasi sekolah partai sebagai persemaian kader-kader partai dan sekaligus kader bangsa guna membentuk manusia pejuang yang berjiwa pelopor berdasarkan Pancasila 1 Juni 1945.

Sebagai partai yang memegang teguh ideologi Pancasila, jelas Hasto, PDI Perjuangan secara konsisten menyiapkan pemimpin nasional berkarakter negarawan. Ini dilakukan melalui proses kelembagaan kepemimpinan yang berjalan secara sistemik.

“Jalan ideologis Pancasila yang dipegang PDI Perjuangan menempatkan rakyat sebagai dasar dan orientasi kebijakan. Politik punya watak membebaskan, keberpihakan pada wong cilik, dan skenario masa depan,” terangnya.

Dalam menjalankan proses kaderisasi kepemimpinan, lanjut Hasto, PDI Perjuangan sebagai partai ideologi melakukannya dengan sistemik dan berjenjang dari bawah. “Pemimpin harus mengakar kuat ke bawah, ini syarat mutlak,” tegasnya.

Menurut Hasto, proses menjadi pemimpin adalah buah pengakuan rakyat atas kerja politiknya. Kepemimpinan negarawan yang dilahirkan dari rahim partai, merupakan proses dialektis, penuh dinamika politik sebagai gemblengan yang harus dilalui pemimpin.

“Pemimpin seperti ini harus melalui jalan terjal, dan berbagai ujian di lapangan. Sehingga tumbuhlah keyakinan dan prinsip kuat di dalam dirinya,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Run Jangan Berhenti Jadi Kompetisi Lari

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah ingin Soekarno Run BWX di Banyuwangi tidak berhenti ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Penerima Bansos Tak Lagi Semata Mengacu Desil, Muskel Jadi Penentu Prioritas

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan penentuan penerima bantuan sosial (bansos) di Kota Surabaya ...
EKSEKUTIF

P-APBD 2026 Kabupaten Malang Disepakati, Sanusi Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang bersama DPRD Kabupaten Malang menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...