Jumat
01 Mei 2026 | 9 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kader Potensial Bisa Diusung lewat Penugasan Partai

pdip-jatim-komarudin-watubunJAKARTA – PDI Perjuangan berpotensi membuat tokoh alternatif sebagai calon kepala daerah pada Pilgub DKI 2017. Hal ini mengacu strategi di Pilgub DKI 2012 lalu, di mana PDI Perjuangan mengusung Joko Widodo (Jokowi) di detik-detik akhir.

Ketua DPP PDI Perjuangan Komarudin Watubun menyebutkan, last minutes pendaftaran cagub/cawagub itu juga politik momentum. Yakni bagaimana di saat injury time, baru diputuskan pasangan calon.

“Itu seperti Pilkada 2012, ya bisa saja seperti itu,” ujar Komarudin Watubun Komarudin di gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin.

Menurut Komarudin, di Pilkada DKI 2012, Jokowi tanpa ikut tahapan penjaringan kader. Mantan Wali kota Solo itu langsung ditugaskan oleh DPP PDI Perjuangan sebagai Calon Gubernur DKI.

“Karena Ibu Ketua Umum Megawati punya hak prerogatif untuk melihat dan memutuskan,” jelasnya.

Kader potensial seperti Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, sebut Komarudin, bisa diusung dengan tugas khusus dari DPP. Namun, itu semua kewenangan DPP, khususnya Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

“Kalau Bu Risma, atau kader potensial lain, ya dia bisa ikut mendaftar di DPP atau dengan penugasan partai. Artinya kalau penugasan, ini dianggap partai yang bagus ikut proses tanpa harus ikut tes,” paparnya.

Terpisah, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Puti Guntur Soekarno mengatakan, partainya punya banyak kader potensial untuk diusung di Pilgub DKI 2017. Dia menilai, nama Tri Rismaharini sebagai kader yang mumpuni untuk diusung.

“Kan banyak yang potensial. Artinya kan memang PDIP memiliki kader-kader yang mumpuni. Jadi, enggak ada masalah juga. Kita sama-sama digodok, digembleng satu partai. Yang pasti Bu Risma calon potensiali,” ujar Puti di gedung DPR RI, kemarin.

Soal namanya yang dikabarkan maju ke Pilkada DKI, Puti menanggapi santai. Dia mengatakan bila dirinya masih membangun komunikasi dengan semua pihak, termasuk rekan partai dan melihat aspirasi masyarakat.

Menurutnya, pencalonan untuk maju ke Pilgub DKI dibutuhkan pertimbangan serius. Namun, dalam prosesnya, dia menunggu proses mekanisme di PDI Perjuangan. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

May Day di DPRD Jatim, Yordan Tegaskan Tuntutan Buruh Akan Diteruskan ke Pusat

Aksi May Day di DPRD Jatim, Yordan Batara-Goa pastikan tuntutan buruh soal outsourcing, upah, dan PHK diteruskan ke ...
KRONIK

Ini, Kunci Sukses Bupati Ipuk Dorong Anak Muda Banyuwangi Berkreasi di Pertanian

BANYUWANGI – Sejak menjabat sebagai Bupati Banyuwangi, salah satu program prioritas Ipuk Fiestiandani adalah sektor ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tekankan Rekrutmen Sekolah Rakyat Harus Tepat Sasaran, Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Mas Dhito tekankan rekrutmen Sekolah Rakyat Kediri harus tepat sasaran bagi desil 1 dan 2, progres pembangunan ...
LEGISLATIF

May Day Produktif, Doding Ajak Buruh Tanam Pohon Perkuat Lingkungan dan Ketahanan Pangan di Trenggalek

Doding Rahmadi ajak buruh tanam pohon saat May Day di Trenggalek, dorong ketahanan pangan dan lingkungan ...
LEGISLATIF

Puan: Isu Outsourcing, Ancaman PHK hingga Ojol Harus Dibaca Satu Kerangka Perlindungan Pekerja

Puan Maharani nilai isu outsourcing, PHK, hingga ojol harus dibaca dalam satu kerangka perlindungan pekerja di May ...
KABAR CABANG

May Day, PDIP Surabaya Rangkul Ojol Perempuan: Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan

PDIP Surabaya rangkul 250 ojol perempuan saat May Day 2026, salurkan bantuan dan serap aspirasi pekerja informal. ...