Jumat
28 Agustus 2026 | 9 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kader Partai Lain Dukung Jokowi, PDIP: Itu Murni Pribadi Mereka yang Melihat Kinerja Jokowi

pdip-jatim-elektabilitas-jokowi-meningkat2

JAKARTA – PDI Perjuangan memastikan tidak pernah membajak kader partai lain, dalam hal ini Partai Demokrat untuk masuk dalam susunan Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Politisi PDI Perjuangan Aria Bima memastikan, pihaknya tidak pernah sekalipun membajak kader partai lain, termasuk kader Partai Demokrat, untuk masuk dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Menurut Direktur Program TKN pasangan Jokowi-Ma’ruf ini, kader yang berpaling dari keputusan partainya untuk mendukung calon petahana itu, murni karena pribadi mereka yang melihat kinerja Jokowi yang terbukti mumpuni selama menjadi presiden.

Jokowi, kata dia, mampu mensinergikan program pemerintah pusat dengan program pemerintah daerah. Dan ketika Jokowi mencalonkan kembali, tambah Aria Bima, itu tidak lagi mampu dibendung dengan isu-isu sensasional imajiner.

“Yang mereka melihat fakta-fakta kinerja itu secara nyata dan dalam situasi demokrasi yang kita bangun sekarang ini relatif perseteruan ideologi yang keras itu menjadi lebih cair,” jelas Aria Bima kepada wartawan saat di Posko Rumah Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/9/2018).

Dia menegaskan, acuan dari para kepala daerah yang menyatakan dukungan ke Jokowi itu karena adanya chemistry dan kesamaan platform untuk memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan partai.

Soal berpalingnya kader mendukung capres lain, sebut Aria Bima, juga terjadi ketika kader maupun kepala daerah yang diusung PDIP justru berpaling dengan mendukung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada ajang Pilpres 2009 lalu.

“Ya, penyikapan partai harus lebih bijak. Kalau PDIP dianggap bajak membajak berkaca dulu dong! Jangan menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri. Sumatera Barat gubernurnya dulu Gamawan Fauzi, siapa yang mengusung, siapa yang jadikan sampai (terpilih sebagai Gubernur), siapa yang bayarin kampanye, PDIP. Kemudian jadi Timses Pak SBY 2009,” ungkapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Data Desil Bermasalah, DPRD Bondowoso Soroti Ancaman Bantuan Warga Terputus

BONDOWOSO – Perubahan data desil warga di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, berpotensi membuat penerima bantuan ...
KRONIK

Monev Komisi B DPRD Jember di PT MDR Buntu, Data Stok dan Harga Tembakau Masih Misteri

JEMBER – Monitoring dan evaluasi Komisi B DPRD Jember ke PT Mangli Djaya Raya (MDR), Jumat (28/8/2026), belum ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Usulkan Insentif Guru PAUD Naik, Dibahas dalam APBD 2027

MALANG – DPRD Kota Malang mendorong peningkatan alokasi tunjangan insentif bagi para pendidik Pendidikan Anak Usia ...
LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Ingin Purna PMI Tak Kembali Jadi Pencari Kerja, tapi Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati Malang HM Sanusi ingin purna PMI tak kembali menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan modal dan ...