Minggu
14 Juni 2026 | 11 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Pemborosan APBN Harus Dihentikan

pdip jatim - jokowi di depan pengusaha - setkab

pdip jatim - jokowi di depan pengusaha - setkabJAKARTA – Presiden Joko Widodo menegaskan, pemborosan uang negara lewat kebijakan subsidi bahan bakar minyak (BBM) harus dihentikan. Jokowi minta APBN harus diarahkan pada yang produktif bukan yang konsumtif.

Menurut Jokowi, pemerintah sebelumnya selalu terjebak dalam pemborosan APBN melalui subsidi BBM. Dia menyebutkan, dalam 5 tahun terakhir, subsisi BBM mencapai Rp 714 triliun. Sementara anggaran kesehatan pada kurun yang sama hanya Rp 220 triliun, dan anggaran untuk infrastruktur Rp 574 triliun.

“Sangat boros dan setiap hari kita bakar. Dan kita tidak sadar kita bakar. Boros,” tegas Jokowi di depan 100 pemimpin perusahaan terkemuka di Hotel Four Seasons, Jakarta, Jumat (7/11/2014).

Baca juga: Jokowi Siap Tidak Populer

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu lantas menunjukkan potensi kekayaan laut Indonesia, di mana 2/3 wilayah RI ada di lautan. Jokowi mengatakan, potensi laut besar sekali. Namun di Sulawesi, ungkapnya, ikan yang bagus-bagus diekspor.

Hanya, lanjut Jokowi, ikan-ikan potensi laut Indonesia itu yang menikmati kapal-kapal asing. “Ikannya yang mengambil mereka,” paparnya.

Jokowi juga menyebutkan potensi hasil laut di sekitar Maluku. Di malam hari, sebutnya, suasananya ramai seperti pasar malam. Kapal-kapal di situ ramai mengambil ikan, di mana 90 persen kapal-kapal tersebut tidak berizin, namun membeli ikan dengan harga 10 persen dari ikan kita. “Pemerintah banyak kehilangan potensi ini,” ujar Jokowi.

Dari anggaran Rp 2.019 triliun pada APBN 2015, tambah Jokowi, sebesar Rp 433 triliun digunakan subsidi energi, baik BBM, listrik, dan lainnya. Besaran untuk subsidi BBM sendiri sudah dialokasikan sebesar Rp330 triliun.

Jokowi menyatakan pentingnya pengalihan subsidi BBM ke industri maritim hingga pertanian. Dalam industri maritim, misalnya, Jokowi menargetkan pembangunan 24 pelabuhan dalam lima tahun pemerintahannya. Jokowi juga ingin mewujudkan tol laut.

Sementara itu, di sektor pertanian, Jokowi memberikan pekerjaan rumah kepada Menteri Pertanian untuk mewujudkan swasembada pangan dalam tiga tahun mendatang. Untuk mencapai itu, perlu dilakukan pembangunan bendungan 25-30 buah dalam waktu lima tahun.

Pembangunan waduk, urainya, harus diiringi dengan pembangunan irigasi, sehingga menjadi sinergi. Jokowi meyakini, apabila waduk-waduk yang ada diperbaiki sebesar 30% saja, maka pemerintah sudah dapat melakukan swasembada pangan. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Ke Blitar, Megawati Berziarah Penuh Haru Didampingi Putra, Cicit, dan Ratusan Kader PDI Perjuangan

BLITAR – Suasana khidmat menyelimuti Kompleks Makam Bung Karno, Kota Blitar, pada Minggu (14/6/2026) sore. Megawati ...
LEGISLATIF

Zulham Mubarrok Minta Audit Menyeluruh atas 32 Dapur MBG di Kabupaten Malang yang Disuspend BGN

Anggota DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarrok mendesak dugaan pelanggaran prosedur operasional 32 dapur MBG ...
KRONIK

Kedatangan Megawati di Blitar Disambut Meriah, Warga Titip Harapan Perbaikan Ekonomi

Kedatangan Megawati Soekarnoputri di Kota Blitar disambut meriah ratusan kader dan masyarakat. PAC PDI Perjuangan ...
KABAR CABANG

Mengenang Jejak Bung Karno di Bojonegoro Tahun 1957

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menggelar rangkaian kegiatan ...
HEADLINE

Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Said Abdullah: Bentuk Bakti Seorang Anak kepada Ayahnya

Megawati Soekarnoputri berziarah ke Makam Bung Karno di Blitar dalam rangka Bulan Bung Karno. Said Abdullah ...
LEGISLATIF

Zulham Mubarrok Minta Audit Menyeluruh atas 32 Dapur MBG di Kabupaten Malang yang Disuspend BGN

Anggota DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarrok mendesak dugaan pelanggaran prosedur operasional 32 dapur MBG ...