Senin
24 Agustus 2026 | 10 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Jadi Figur Penengah

pdip jatim - jokowi dan tim transisi

pdip jatim - jokowi dan tim transisiJAKARTA — Deputi Tim Transisi Joko Widodo-Jusuf Kalla, Hasto Kristiyanto, menegaskankan, figur Jokowi dianggap mampu menjadi penengah karena mendapat legitimasi publik dan tak memiliki beban politik masa lalu. Sehingga Jokowi dinilai akan mampu melakukan komunikasi politik dengan kalangan partai dan semua pihak.

Pernyataan itu disampaikan Hasto saat menjawab wartawan soal wacana rekonsiliasi antara Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

“Jokowi bukan hanya disiapkan sebagai presiden, tapi juga sebagai pemimpin yang tidak terkait dengan masalah sebelumnya,” kata Hasto, di kantor Tim Transisi, Jakarta, Jumat (22/8/2014).

Untuk saat ini, tambah Hasto, yang menjadi prioritas adalah pertemuan dengan tim SBY sehubungan dengan transisi pemerintahan. “Masih ada waktu yang lebih baik sebelum pelantikan. Akan dibahas banyak hal, termasuk soal suasana politik nasional,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, Jokowi-JK membuka dialog lebih formal dengan partai koalisi pengusung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Usai putusan Mahkamah Konstitusi, jelasnya, yang harus dibangun saat ini di antaranya adalah merangkul beberapa partai anggota Koalisi Merah Putih untuk membentuk pemerintahan baru yang solid.

Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Maruarar Sirait menyatakan pihaknya siap membuka komunikasi politik dengan partai politik pendukung Prabowo-Hatta. Ini dilakukan agar tercipta kerja sama yang baik dalam memperkuat sistem presidensial di parlemen dan pemerintahan mendatang.

“PDI Perjuangan berkonsentrasi bagaimana mengurus negara dan merangkul semua pihak dengan rendah hati,” kata Maruarar di kantor DPP PDI Perjuangan, Kamis (21/8/2014).

Maruarar menggarisbawahi kerja sama politik yang dibangun tidak akan bersikap pragmatis. Menurutnya, PDI Perjuangan akan tetap mengedepankan kerja sama tanpa syarat dan tidak membagi-bagi kekuasaan. Sehingga nantinya kerja sama itu bisa benar-benar menguatkan visi-misi presiden dan wakil presiden terpilih.

“Kami tidak ingin kerja sama cakar-cakaran terus seperti di pemerintahan selama ini,” kata politisi yang akrab disapa Ara itu. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...
KRONIK

Fatmawati Trophy Angkat Kreativitas Desain Kebaya dan Kerudung di Jawa Timur

SURABAYA – Kompetisi desain kebaya dan kerudung Jawa Timur bertajuk Fatmawati Trophy Regional 8 digelar di Hotel ...
EKSEKUTIF

Kampung Tempo Dulu di Magersari, Cak Sandi Dorong UMKM dan Permainan Tradisional Hidup Lagi

MOJOKERTO – Suasana tempo dulu kembali hidup di Kampung Magersari Gang 1, Kota Mojokerto. Bukan sekadar nostalgia, ...
KRONIK

Konsolidasi Partai Tak Hanya Lewat Agenda Resmi, Armuji: Kegiatan Olahraga dan Seni Juga

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar konsolidasi internal bersama Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati ...