Jumat
28 Agustus 2026 | 8 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Hari Santri Sebagai Penghormatan Negara Kepada Para Santri

pdip-jatim-jokowi-hari-santri-bandung

BANDUNG – Presiden Joko Widodo menegaskan, peringatan Hari Santri 22 Oktober yang ditetapkannya 3 tahun lalu itu sebagai penghormatan dan rasa terima kasih negara kepada para alim ulama, kiai, habaib, ajengan, santri, dan seluruh komponen bangsa yang mengikuti teladan mereka.

“Sejarah telah mencatat peran besar para ulama dan santri dalam masa perjuangan kemerdekaan, dalam menjaga NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika yang selalu menjaga ke jalan kebenaran dan ke jalan kemajuan,” kata Jokowi saat memberikan sambutan Peringatan Hari Santri Nasional 2018, di Lapangan Gasibu, Bandung, Minggu (21/10/2018) malam.

Menjadi santri, tegas Jokowi, adalah menjadi Islam yang cinta bangsa, menjadi muslim yang religus, menjadi anak yang religius sekaligus nasional sebagaimana diteladankan para ajengan, para ulama.

Presiden Jokowi yang hadir dengan mengenakan busana sarung dan berjas itu mengingatkan kepada segenap peserta yang hadir dalam Peringatan Hari Santri Nasional 2018, bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah rumah sendiri.

“Kita harus menyadari itu sekali lagi bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia ini adalah rumah kita sendiri yang perlu terus kita rawat, yang perlu terus kita jaga,” ujar Jokowi seraya menambahkan salah satu yang menjaga adalah para santri.

“Kita patut bersyukur bahwa Bangsa Indonesia dipandu oleh tradisi kesantrian yang kuat, tradisi penghormatan dan penghargaan yang tinggi kepada sesama, menjunjung tinggi prinsip hablumminallah dan hablumminannas,” tuturnya.

Dia menambahkan, Indonesia adalah negara besar yang di dalamnya berbeda-beda suku, agama, adat, tradisi, dan bahasa daerah.

Menurutnya, itu semua adalah anugerah dari Allah SWT yang diberikan kepada bangsa Indonesia. “Jangan sampai perbedaan-perbedaan itu memecah kita,” ucap Jokowi.

Mantan Wali Kota Solo ini menambahkan, Indonesia memiliki 714 suku dengan agama yang berbeda-beda, penduduk 263 juta yang hidup dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Hidup di 17 ribu pulau, 34 provinsi, 514 kabupaten dan kota.

Selain itu, lanjut presiden, Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Oleh sebab itu, dia mengajak segenap umat Islam untuk menaga ukhuwah islamiah dan ukhuwah wathoniah.

“Jangan saling mencela. Jangan sampai di antara sesama publik menjelekkan, jangan sampai antar daerah, antar suku saling memfitnah,” ajak Jokowi.

Sementara itu, untuk memberdayakan santri, Jokowi akan menghadirkan 1.000 Balai Latihan Kerja (BLK) di pondok pesantren. Keinginan Jokowi itu disampaikan setelah sebelumnya dicoba di 33 pondok pesantren.

“Kalau ini kita lihat bermanfaat dan bisa meningkatkan sumber daya manusia, tahun depannya insya Allah kita lipat gandakan lagi, karena negara ini punya 28 ribu ponpes yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote,” jelas Jokowi saat memberikan sambutan Apel Akbar Santri Nusantara di Benteng Vastenburg, Kota Surakarta, kemarin. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Monev Komisi B DPRD Jember di PT MDR Buntu, Data Stok dan Harga Tembakau Masih Misteri

JEMBER – Monitoring dan evaluasi Komisi B DPRD Jember ke PT Mangli Djaya Raya (MDR), Jumat (28/8/2026), belum ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Usulkan Insentif Guru PAUD Naik, Dibahas dalam APBD 2027

MALANG – DPRD Kota Malang mendorong peningkatan alokasi tunjangan insentif bagi para pendidik Pendidikan Anak Usia ...
LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Ingin Purna PMI Tak Kembali Jadi Pencari Kerja, tapi Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati Malang HM Sanusi ingin purna PMI tak kembali menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan modal dan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Perubahan Kota Madiun, Bansos Turun hingga BTT Melonjak

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah perubahan komposisi anggaran dalam Raperda ...