Kamis
22 Oktober 2026 | 1 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi di Sumenep: Perdamaian Tak Bisa Dipaksakan, tapi Harus Ditumbuhkan

pdip-jatim-jokowi-sumenep

SUMENEP – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, perempuan memiliki peran penting dalam menjaga perdamaian. Tidak hanya untuk lingkup yang kecil, namun juga untuk lingkup yang lebih besar.

“Mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kabupaten, dan provinsi,” kata Jokowi dalam sambutannya pada peringatan Hari Perdamaian Internasional yang digelar di Institut Ilmu Keislaman Annuqayah, Sumenep, Minggu (8/10/2017).

Tema peringatan Hari Perdamaian Internasional kali ini, yakni “Perempuan Berdaya, Komunitas Damai”.

Mencintai perdamaian, jelas Jokowi, bukanlah hal yang harus dipaksakan dalam diri seseorang, namun harus ditumbuhkan. Menurutnya, hal itu dimulai dari pembentukan karakter dalam keluarga sehingga peranan seorang ibu menjadi sangat penting.

“Sekali lagi perdamaian itu tak bisa dipaksakan tapi harus ditumbuhkan. Karakter senang damai harus ditumbuhkembangkan dari lingkup keluarga. Perempuan yang mengisi, ibu-ibu,” ujarnya.

Jokowi juga mengingatkan, bahwa Indonesia merupakan negara besar yang terdiri dari beragam suku, agama, dan budaya.

“Negara kita ini negara besar, kita memiliki 516 kabupaten/kota, 34 provinsi, 714 suku, 1.100 bahasa daerah dan bermacam-macam agama kita punya serta budaya kita miliki. Ini perlu diingatkan agar semua menyadari negara ini sangat besar,” tuturnya.

Oleh karenanya, dia mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan dan perdamaian di tanah air, melalui Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathoniyah dan Ukhuwah Basariah.

“Ini anugerah Allah, sudah menjadi hukum dari Allah. Sudah menjadi takdir Allah kepada negara kita Indonesia. Oleh sebab itu, marilah kita jaga bersama persaudaraan kita, kita jaga Ukhuwah Islamiyah kita, kita jaga Ukhuwah Wathoniyah kita, kita jaga Ukhuwah Basariah kita, dalam scope yang lebih besar,” ajaknya.

Turut mendampingi Jokowi, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Pimpinan Pondok Pesantren Annuqayah KH Abdul A’la, Direktur Wahid Foundation Yenny Zannuba Wahid serta KH Abdul Muqsit Idris. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Gerakan Pangan Murah di Blitar, Rijanto Ajak Warga Hemat Pengeluaran Keluarga

Bupati Blitar Rijanto mengajak warga memanfaatkan Gerakan Pangan Murah di Gandusari untuk memenuhi kebutuhan ...
LEGISLATIF

70 Ribu Balita Terserang ISPA, Puan Desak Pemerintah Segera Atasi Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah segera menuntaskan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ...
KRONIK

Sony Serahkan Bantuan Alsintan pada 23 Kelompok Tani, Tegaskan Gratis

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyalurkan bantuan 26 unit alat dan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Gelar Cak dan Ning Surabaya Bisa Dicabut

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan gelar Cak dan Ning Surabaya dapat dicabut apabila pemegangnya ...
KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...