Minggu
27 September 2026 | 10 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Dhe’ Remmah Kaberreh?

IMG_20190411_064523

PROBOLINGGO – Gaya kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang selalu terlihat karib dengan rakyat yang dikunjunginya memang tak diragukan.

Seperti saat bertemu dengan warga kawasan Tapal Kuda Jawa Timur dalam kampanye terbuka di GOR Mastrip, Probolinggo, kemarin, capres nomor urut 01 ini mengawali pidatonya dengan menyapa massa menggunakan bahasa Madura.

“Dhe’ remmah kaberreh? (Bagaimana kabarnya?) Baik semuanya?” sapa Jokowi yang disambut antusias ribuan pendukungnya.

Dalam orasinya, Jokowi menyampaikan betapa besar dan beragamnya Indonesia, termasuk keragaman bahasa daerah. Dia pun menekankan persatuan dan kesatuan bangsa yang harus tetap dijaga.

“Indonesia ini negara besar. Setiap datang ke sebuah kota/kabupaten, saya selalu ingin belajar bahasa daerah masing-masing. Tapi, begitu pindah kabupaten kota yang kemarin sudah lupa lagi. Karena Indonesia memiliki 1.100 bahasa daerah dan 714 suku berbeda-beda,” ujarnya.

Jokowi menyatakan ingin belajar bahasa daerah, namun karena begitu banyak bahasa daerah ia mengaku cukup kesulitan.

“Di sini ada dhe’ remmah kaberreh, nanti pindah ke Jabar, sampurasun. Pindah ke Medan beda lagi, horas. Pindah ke Sulsel beda lagi, apa kareba. Terus berbeda-beda. Inilah negara kita Indonesia yang dianugerahi Allah berbeda-beda, majemuk, dan beragam. Ini sudah menjadi sunatullah hukum Allah berbeda-beda,” katanya.

Jokowi mengingatkan agar masyarakat yang majemuk bisa mensyukuri perbedaan dan tetap bersatu sebagai modal terbesar bangsa ini. Dia juga berpesan agar perbedaan pilihan politik tidak menjadikan bangsa terpecah.

“Pilpres beda pilihan enggak apa-apa. Tapi jangan korbankan persaudaraan kita, ukhuwah kita, kerukunan kita. Enggak apa-apa berbeda,” tuturnya.

Selama kampanye kemarin, GOR Mastrip disesaki ribuan orang. Masyarakat yang hadir sebagian besar mengenakan atribut kaos berwarna putih bertuliskan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Bendera dan baliho dari parpol pendukung pun berkibar di berbagai tempat, dengan sejumlah spanduk bernada dukungan pun bertebaran seperti #JOKOWIORANGBAIK, #JOKOWISUDAHTERBUKTI, #JOKOWILAGI.

Pada kesempatan itu, hadir secara pribadi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, dan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Akad Massal KPR Subsidi di Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Akses Rumah Terjangkau

BANYUWANGI – Sebanyak 100 keluarga di Banyuwangi mengikuti akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi, ...
SEMENTARA ITU...

Ngaji Pusaka Jadi Ruang Edukasi Generasi Muda, Doding: Kenalkan Keris sebagai Warisan Budaya

TRENGGALEK – Tradisi Ngaji Pusaka dalam rangkaian Bersih Desa Sukowetan, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, ...
LEGISLATIF

Amithya Desak Korban Kekerasan di Sekolah Dapat Trauma Healing dan Pendampingan Intensif

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ajak Santri Warisi Semangat Resolusi Jihad dan Terapkan dalam Kehidupan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menitipkan pesan kepada para santri agar terus mewarisi semangat ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Hormati Wafatnya Guruh Soekarnoputra

MAGETAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menginstruksikan seluruh jajaran pengurus ...
KRONIK

Kenangan Didik Nurhadi Bersama Guruh Soekarnoputra: Pesan PIP hingga Tolak Politik Uang

Didik Nurhadi mengenang kedekatannya dengan Guruh Soekarnoputra sejak 2014 sebagai Ketua BAGUS. Ia mengingat pesan ...