Selasa
04 Agustus 2026 | 12 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Dhe’ Remmah Kaberreh?

IMG_20190411_064523

PROBOLINGGO – Gaya kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang selalu terlihat karib dengan rakyat yang dikunjunginya memang tak diragukan.

Seperti saat bertemu dengan warga kawasan Tapal Kuda Jawa Timur dalam kampanye terbuka di GOR Mastrip, Probolinggo, kemarin, capres nomor urut 01 ini mengawali pidatonya dengan menyapa massa menggunakan bahasa Madura.

“Dhe’ remmah kaberreh? (Bagaimana kabarnya?) Baik semuanya?” sapa Jokowi yang disambut antusias ribuan pendukungnya.

Dalam orasinya, Jokowi menyampaikan betapa besar dan beragamnya Indonesia, termasuk keragaman bahasa daerah. Dia pun menekankan persatuan dan kesatuan bangsa yang harus tetap dijaga.

“Indonesia ini negara besar. Setiap datang ke sebuah kota/kabupaten, saya selalu ingin belajar bahasa daerah masing-masing. Tapi, begitu pindah kabupaten kota yang kemarin sudah lupa lagi. Karena Indonesia memiliki 1.100 bahasa daerah dan 714 suku berbeda-beda,” ujarnya.

Jokowi menyatakan ingin belajar bahasa daerah, namun karena begitu banyak bahasa daerah ia mengaku cukup kesulitan.

“Di sini ada dhe’ remmah kaberreh, nanti pindah ke Jabar, sampurasun. Pindah ke Medan beda lagi, horas. Pindah ke Sulsel beda lagi, apa kareba. Terus berbeda-beda. Inilah negara kita Indonesia yang dianugerahi Allah berbeda-beda, majemuk, dan beragam. Ini sudah menjadi sunatullah hukum Allah berbeda-beda,” katanya.

Jokowi mengingatkan agar masyarakat yang majemuk bisa mensyukuri perbedaan dan tetap bersatu sebagai modal terbesar bangsa ini. Dia juga berpesan agar perbedaan pilihan politik tidak menjadikan bangsa terpecah.

“Pilpres beda pilihan enggak apa-apa. Tapi jangan korbankan persaudaraan kita, ukhuwah kita, kerukunan kita. Enggak apa-apa berbeda,” tuturnya.

Selama kampanye kemarin, GOR Mastrip disesaki ribuan orang. Masyarakat yang hadir sebagian besar mengenakan atribut kaos berwarna putih bertuliskan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Bendera dan baliho dari parpol pendukung pun berkibar di berbagai tempat, dengan sejumlah spanduk bernada dukungan pun bertebaran seperti #JOKOWIORANGBAIK, #JOKOWISUDAHTERBUKTI, #JOKOWILAGI.

Pada kesempatan itu, hadir secara pribadi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, dan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan Soroti Raperda Pengawasan Gedung hingga Penguatan BUMDes

KABUPATEN PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengajukan empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) non-APBD ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Usulkan Setiap Kelurahan Miliki Peralatan Normalisasi Saluran Air

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya merekomendasikan agar seluruh 153 kelurahan memiliki satu paket peralatan dasar untuk ...
LEGISLATIF

Abrari Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Keselamatan Pelayaran usai Tragedi KMP Mutiara Sentosa 2

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Abrari mendesak evaluasi menyeluruh sistem keselamatan transportasi laut ...
KRONIK

KONI Trenggalek Siap Jembatani Kejuaraan Renang Pelajar Digelar Secara Kontinyu

KONI Trenggalek siap menjembatani penyelenggaraan kejuaraan renang antarpelajar secara kontinyu untuk mencetak ...
LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Dorong Guru Tanamkan Moderasi Beragama dalam Pembelajaran

Ketua Bapemperda DPRD Jatim Yordan Batara Goa mendorong guru mengintegrasikan moderasi beragama dalam pembelajaran ...
SEMENTARA ITU...

Pemkab Blitar Usulkan Barongan Kucingan Blitaran Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Pemkab Blitar mengusulkan Barongan Kucingan Blitaran menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia sebagai upaya ...