Jumat
21 Agustus 2026 | 1 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Angkat Stafsus Milenial, Sekjen PDIP: Proses Kaderisasi Kepemimpinan

pdip-jatim-hasto-dan-djarot-jp

DEPOK – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, penunjukan staf khusus dari kalangan milenial oleh Presiden Joko Widodo merupakan bentuk proses kaderisasi kepemimpinan nasional.

“PDI perjuangan bisa memahami pengangkatan staf khusus yang sebagian besar berasal dari kalangan muda tersebut. Ini bagian dari proses kaderisasi,” kata Hasto saat di Wisma Kinasih, Depok, Jawa Barat, Jumat (22/11/2019).

Staf khusus yang berasal dari kalangan milenial ini, sebutnya, menghapuskan jarak antara generasi muda terhadap mimpi-mimpi mereka.

Hal itu juga menunjukkan tidak ada yang mustahil, dan generasi muda pun dapat menjangkaunya jika benar-benar bekerja keras merealisasikan mimpinya. “Itulah yang dilakukan Bapak Jokowi,” ujarnya.

PDI Perjuangan, sebut Hasto, juga sudah melakukan hal yang sama, melakukan pengkaderan bagi sosok-sosok muda yang diproyeksikan jadi pemimpin masa depan.

“Banyak pemimpin-pemimpin muda yang dipersiapkan PDI Perjuangan namun mereka harus berproses,” ungkap Hasto.

Senada, Ketua DPP Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mengapresiasi pengangkatan staf khusus presiden dari kalangan milenial.

Menurut Djarot, pemilihan stafsus dari kalangan milenial bisa memacu motivasi untuk anak muda lainnya agar terus berkreasi dan sukses.

“Diharapkan anak-anak muda ini bisa termotivasi untuk terus melakukan inovasi,” kata Djarot.

Selain itu, Jokowi juga secara langsung sedang mempersiapkan dan mengajari generasi muda untuk menjadi calon pemimpin masa depan. Terlebih, Indonesia akan menghadapi bonus demografi serta pada 2024 mendatang, terjadi proses regenerasi secara total.

“Saya pikir ini melampaui batas-batas birokrasi, karena anak muda sangat kreatif, inovasi dan kreativitas itu melampaui aturan birokrasi yang kaku,” jelasnya.

Dia pun tak sepakat jika pengangkatan stafsus ini hanya akan menggemukan birokrasi. Sebab, masuknya anak-anak muda ini bisa membuat terobosan-terobosan untuk membawa perubahan yang lebih baik.

“Ini positif bagi kami. Karena kan staf khusus, dia bisa diajak berdiskusi, berdialog dengan Pak Jokowi kapan pun. Sehingga ide-ide mereka yang kreatif itu bisa diterjemahkan dan dilaksanakan dalam rentang kendali birokrasi,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Semifinal Soekarno Cup 2026 Hari Ini, Wasit Liga 1 dan VAR Pastikan Laga Berjalan Profesional

SURABAYA – Semifinal Soekarno Cup 2026 digelar hari ini di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, dengan standar ...
SEMENTARA ITU...

Forkopimda Patroli Bersama, Syaifuddin Ajak Arek-arek Suroboyo Jaga Kota Tetap Kondusif

SURABAYA – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya kembali turun bersama melakukan ...
EKSEKUTIF

OJK Apresiasi Sangu Sampah Mas Ipin, Gabungkan Edukasi Lingkungan dan Menabung

OJK mengapresiasi program Sangu Sampah Mas Ipin di Trenggalek yang menggabungkan edukasi lingkungan, pengelolaan ...
HEADLINE

Semifinal-Final Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan VAR

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 meningkatkan standar penyelenggaraan pertandingan dengan menggunakan wasit Liga 1 ...
KRONIK

Lepas Peserta Karnaval TK-PAUD se-Pohjentrek, Muhamad Zaini Ajak Kenalkan Budaya Sejak Dini

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, secara resmi membuka dan memberangkatkan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bidik Investasi Rp43 Triliun pada 2026, Layanan Digital Diperkuat

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membidik realisasi investasi sebesar Rp43 triliun pada 2026. Untuk ...