Selasa
28 Juli 2026 | 5 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Almarhum Taufik Kiemas Bisa Rangkul Semua Kalangan

pdip-jatim-foto-taufiq-kiemas

JAKARTA — Presiden Joko Widodo menghadiri haul dua tahun meninggalnya Taufik Kiemas di kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Senin (8/6/2015) malam. Jokowi pun memberikan testimoni mengenai kenangannya seputar almarhum Taufik.

Jokowi mengungkapkan, Taufik Kiemas adalah sosok yang sangat memperhatikan generasi muda. Taufik, kata Jokowi, menyadari bahwa generasi muda yang kompeten sangat penting untuk kepentingan bangsa ke depan.

“Beliau selalu memberikan ruang diskusi untuk anak-anak muda generasi penerus,” kata Jokowi.

Jokowi juga mengenang sosok mantan Ketua MPR ini sebagai tokoh yang selalu mendengungkan empat pilar, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Dengan rumus empat pilar itu, kata dia, Taufik bisa merangkul semua kalangan.

“Saya kira beliau jembatan bagi kita semua sehingga kita bisa merasa dalam satu rumah, yaitu Indonesia,” ujar Jokowi.

Sementara, mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengatakan, hingga saat ini, seluruh kader PDI Perjuangan masih merasakan kehilangan atas kepergian Taufiq Kiemas. Menurut Tjahjo, semasa hidup, suami dari Megawati itu sering berbagi ajaran-ajaran Presiden pertama RI Soekarno kepada kader-kader PDIP.

“Semasa hidup, saat semakin malam memang Beliau semakin keluar kemampuan politiknya. Ajaran-ajaran Bung Karno yang ia dapat sewaktu menjadi murid Bung Karno dikeluarkan semua dan dibagikan ke kami,” ujar Tjahjo.

Di mata Tjahjo, Taufiq semasa hidup merupakan pribadi yang gigih dan mempertahankan prinsip yang diyakininya benar. Selain itu, menurut Tjahjo, Taufiq adalah orang yang selalu bersedia menerima segala masukan positif dari siapa pun tanpa terkecuali.

“Selama 7 tahun saya jadi sekretaris pribadinya, ia tidak hanya menanyakan masalah partai ke kader, tapi masalah sekolah anak, bagaimana kehidupan keluarga. Dia juga selalu memperhatikan hal yang kecil. Dia bukan hanya seorang senior atau guru, dia adalah bapak bagi kita semua,” kata Tjahjo.

Dia menambahkan, acara peringatan ini merupakan momentum bagi seluruh kader partai untuk mengenang berbagai hal yang pernah dibagikan Taufiq dan memberikan manfaat bagi semua orang.

Selain Jokowi, acara yang dilakukan dalam memperingati dua tahun meninggalnya Taufik ini dihadiri jajaran pengurus PDI Perjuangan, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua DPR Setya Novanto, Ketua MPR Zulkifli Hasan, serta sejumlah pejabat dan politisi lainnya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

DPC Tuban Gelar Renungan Kuda Tuli, Tegaskan jaga Demokrasi

TUBAN– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menggelar renungan dan peringatan Peristiwa 27 Juli 1996 atau Kudatuli di ...
KABAR CABANG

Refleksi Kudatuli, PDI Perjuangan Sumenep Kobarkan Semangat Juang Bela Wong Cilik

SUMENEP – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep memperingati Refleksi 30 Tahun Peristiwa ...
EKSEKUTIF

Model Perlindungan Anak PMI Gresik Diapresiasi Nasional, Bupati Yani Terima Penghargaan Kepala Daerah Inspiratif

GRESIK – Model perlindungan anak pekerja migran Indonesia (PMI) yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Gresik ...
KABAR CABANG

Gelar Dialog Publik Bersama Organisasi Kepemudaan, DPC Tulungagung Beber Peristiwa dan Sejarah Kudatuli

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar dialog publik bersama ...
KRONIK

Djarot Saiful Hidayat Ungkap Makna Filosofis Mendalam di Balik Monumen Kudatuli

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Djarot Saiful Hidayat memaparkan makna filosofis mendalam di balik ...
HEADLINE

Megawati: Monumen Kudatuli Simbol Kesabaran Revolusioner yang Lahir dari Keyakinan dan Keberanian

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli bertepatan 30 tahun peristiwa 27 Juli ...