Selasa
25 Agustus 2026 | 5 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang Lebaran, Guru Ngaji Kabupaten Probolinggo Masih Menanti Insentif

IMG-20260318-WA0037_copy_797x549

KABUPATEN ​PROBOLINGGO — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Probolinggo menyoroti keterlambatan pencairan tunjangan bagi para guru mengaji menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pemerintah daerah diminta mempercepat proses verifikasi data agar insentif tersebut dapat diterima sebelum hari raya untuk membantu kebutuhan domestik para pendidik agama.

​Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi PDI Perjuangan, Arief Hidayat, menyatakan bahwa pihaknya menerima banyak keluhan dari para guru ngaji terkait ketidakpastian waktu pencairan.

​”Kami sangat prihatin. Aspirasi yang masuk menunjukkan betapa besarnya harapan para guru ngaji agar bantuan ini bisa cair sebelum Lebaran,” ujar Arief, yang akrab disapa Cak Dayat, Selasa (17/3/2026).

Kendala Verifikasi Data
​Berdasarkan koordinasi dengan pemerintah daerah, keterlambatan pencairan tahun ini disebabkan oleh proses pembersihan data atau verifikasi ulang.

Langkah ini diambil untuk menghindari adanya data ganda, menyusul temuan sejumlah penerima yang juga tercatat sebagai pendidik di lembaga keagamaan lain.

​Persoalan validitas data ini sebenarnya telah berulang kali diingatkan oleh legislatif, baik dalam pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) maupun Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi IV.

​Meski demikian, Fraksi PDI Perjuangan mengapresiasi langkah Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang tengah melakukan percepatan.

“Harapan kami, proses verifikasi ini segera tuntas sehingga pencairan tahun ini bisa lebih cepat dari tahun sebelumnya,” tambah Arief.

Reformasi Mekanisme Penyaluran
​Selain persoalan teknis di lapangan, pembenahan sistem ini juga dipicu oleh perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait potensi hibah berulang. Ke depan, pemerintah daerah berencana mengubah mekanisme penyaluran bantuan.

​Jika sebelumnya bantuan diberikan melalui skema berbasis lembaga, ke depan akan dialihkan langsung kepada individu penerima. Perubahan ini diharapkan dapat:

  • ​Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penyaluran dana.
  • ​Meminimalkan potensi duplikasi data penerima.
  • Mempercepat distribusi karena memotong rantai birokrasi di tingkat lembaga.

​Namun, implementasi kebijakan ini tetap mensyaratkan basis data guru ngaji yang akurat, terintegrasi, dan diperbarui secara berkala.

Fraksi PDI Perjuangan berharap penataan data yang berlangsung saat ini menjadi fondasi perbaikan jangka panjang agar kendala serupa tidak terulang di masa depan.

​”Semoga upaya ini membawa hasil yang lebih baik, sehingga ke depan tunjangan dapat disalurkan tepat waktu dan tepat sasaran,” pungkas Arief.(drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Kejar Manajemen Talenta ASN, 121 Pejabat Baru Bisa Kembali Dimutasi 6 Bulan Lagi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengejar manajemen talenta ASN. Sebanyak 121 pejabat yang baru dilantik ...
KABAR CABANG

Dari Menak Sopal ke Kebaya Fatmawati, Yeni Membawa Cerita Trenggalek ke Panggung Nasional

TRENGGALEK – Ada nama Trenggalek yang kini ikut berjalan menuju panggung nasional. Nama itu bukan hanya tertulis di ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...