Jelang Idul Adha, Banteng Bondowoso Ini Jual Kambing Secara Online

 115 pembaca

BONDOWOSO – Penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjelang Idul Adha, membuat Dedy Faizal Ali, kader PDI Perjuangan Bondowoso yang memiliki usaha peternakan kambing, memilih untuk menjual hewan ternaknya secara online

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso tersebut mengungkapkan,  menjelang Idul Adha tahun ini dirinya sengaja untuk tidak berjualan secara langsung seprti di tahun tahun sebelumnya karena ingin mematuhi kebijakan PPKM yang diterapkan pemerintah.

Meskipun menjual hewan ternak secara online tidak selaris seperti saat menjual langsung, namun Dedy menyadari di situasi saat ini tidak memungkinkan untuk berjualan hewan ternak secara langsung, karena berpotensi terjadi kontak fisik dan berisiko terjadi penularan Covid 19.

“Menjelang Idul Adha tahun ini, saya memilih untuk tidak berjualan hewan ternak saya secara langsung, tapi saya siasati dengan berjualan secara online,” ungkap Dedi, Jumat (16/7/2021).

“Keputusan berjualan online saya pilih selain karena untuk mematuhi kebijakan pemerintah, saya juga tidak ingin ambil risiko. Karena jika berjualan langsung akan terjadi kontak fisik dan sangat berisiko terjadi penularan Covid-19,” sambungnya.

Untuk menjual ternak kambingnya secara online, Dedy memanfaatkan seluruh akun media sosialnya. Mulai dari Facebook, Instagram, Youtube dan Twitter. Dari medsos Dedy juga belajar bagaimana membagun strategi marketing digital.

“Dari hasil jualan online ini hasilnya alhamdulillah lumayan. Dari sini juga hitung hitung juga saya belajar membangun marketing secara digital. Syukur-syukur nanti kalau prospeknya bagus saya akan lanjutkan untuk terus berjualan ternak secara online,” ujar Dedy.

Sebagai peternak yang memiliki jejaring dengan banyak peternak lain, Dedy pun mengajak rekan-rekan seprofesinya untuk sama-sama mematuhi apa yang telah menjadi kebijakan dari pemerintah. Tetap menjaga kondusifitas dan proses agar pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir.

“Sebagai kader PDI Perjuangan, saya memiliki tanggung jawab mengajak kawan-kawan seprofesi yang lain, untuk dapat mematuhi peraturan penanganan Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah,” pungkasnya. (ryo/pr)