Sabtu
12 September 2026 | 9 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Pesan Bupati Fauzi pada Pengurus PKDI Sumenep Masa Bhakti 2025-2030

PDIP-Jatim-Achmad-Fauzi-23072025.

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep secara resmi mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) masa bhakti 2025–2029 di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (23/7/2025).

Pengukuhan tersebut menjadi momen penting penguatan solidaritas dan kapasitas kepemimpinan para kepala desa sebagai ujung tombak pembangunan nasional di tingkat akar rumput.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Ketua Umum PKDI, Sujiono, Ketua DPD PKDI Jawa Timur, Syaifullah Mahdi, Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, Kepala Dinas PMD Sumenep, serta kepala desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep.

Dalam arahannya, Bupati Fauzi menekankan, kepala desa bukan hanya pemimpin administratif, tetapi juga simbol nyata kehadiran negara di tengah masyarakat desa.

“Menjadi kepala desa bukan tugas ringan. Ia adalah aktor utama dalam pembangunan sosial, ekonomi dan demokrasi lokal. Maka PKDI harus menjadi rumah besar yang menyatukan semangat, pikiran dan langkah untuk membangun desa secara berkelanjutan,” ujar Fauzi.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menyinggung dinamika politik dalam proses pemilihan kepala desa yang sering kali menyisakan ketegangan bahkan setelah pemimpin dilantik. Dalam hal ini, ia menyambut positif kebijakan perpanjangan masa jabatan kepala desa menjadi sembilan tahun.

“Gesekan sosial-politik sering belum tuntas dalam lima tahun. Dengan masa jabatan yang lebih panjang, kepala desa punya ruang lebih luas untuk menyatukan kembali masyarakat dan merancang pembangunan desa secara jangka panjang,” terangnya.

Fauzi juga berharap agar PKDI menjadi jembatan aspirasi kepala desa kepada pemerintah pusat, terutama terkait penyederhanaan sistem birokrasi di pemerintahan desa. Menurutnya, kompleksitas administrasi saat ini kerap menghambat efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

“Saya minta PKDI bisa menyuarakan ini kepada Kementerian Desa dan Kementerian Keuangan. Kita butuh sistem yang efisien, adaptif,dan memudahkan kerja kepala desa,” tuturnya.

“Ini penting agar energi desa tersalurkan untuk pembangunan, bukan hanya untuk urusan dokumen,” imbuhnya.

Tak hanya pada aspek struktural, Fauzi juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia para kepala desa. Saat ini, tambahnya, kepala desa harus mampu menjawab tantangan zaman, berpikir visioner, melek digital dan adaptif terhadap dinamika global maupun lokal.

“Kepala desa hari ini harus punya visi besar. Paham teknologi, cepat membaca perubahan dan punya integritas tinggi. Melalui PKDI, saya ingin ada program nyata untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme para pemimpin desa,” tandas Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep ini.

Sementara itu, Ketua PKDI Kabupaten Sumenep, Abdul Hayat, yang juga menjabat Kepala Desa Pinggir Papas, menyampaikan komitmennya untuk membawa PKDI menjadi organisasi yang solid, inklusif dan responsif terhadap kebutuhan desa.

“Kami siap menjadi jembatan antara kepala desa dengan pemerintah, memperjuangkan aspirasi dari bawah agar menjadi kebijakan strategis yang berpihak pada kemajuan desa,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, PKDI tidak hanya akan fokus pada penguatan struktur, tetapi juga pada penguatan gagasan dan gerakan nyata di lapangan.

“Kami ingin PKDI bukan sekadar forum silaturahmi, tetapi menjadi motor penggerak pembangunan desa yang mandiri, adil dan berkelanjutan,” terangnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...
KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...