Senin
24 Agustus 2026 | 4 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Penjelasan Pengasuh Ponpes Al Falah Jember dukung Gus Ipul – Puti

pdip jatim puti ponpes Al falah Jember 1

JEMBER – Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah, Desa Karangharjo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember KH Abdul Muqiet Arief mengatakan, program-program yang ditawarkan pasangan Cagub-cawagub Saifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarno sangat menguntungkan masyarakat bawah.

Bahkan pasangan cicit KH Bisri Syansuri dan cucu Presiden RI pertama Soekarno ini sangat peduli pendidikan agama terutama pondok pesantren.

Seperti program madin plus, dimana pasangan calon nomor urut dua ini sangat perhatian terhadap madrasah diniyah.

Bahkan, sebut KH Muqiet, Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul ini selama menjabat Wagub Jatim sudah terbukti memberikan perhatian pada pendidikan agama di pondok pesantren maupun madrasah diniyah.

“Juga Mbak Puti ini saat di DPR RI duduk di komisi 10 yang juga menangani masalah pendidikan,” kata KH Muqiet Arief di sela menerima kunjungan Puti Guntur Soekarno, Senin (12/3/2018).

Putra mantu KH Jauhari ini menilai, selama ini yang menjadi perhatian pemerintah terkait masalah pendidikan lebih banyak berada di jantung pusat tengah kota.

 

Namun, untuk menjelaskan program pendidikan yang di antaranya program unggulan Dik Dilan atau pendidikan gratis dilanjutkan, pasangan calon nomor urut dua ini sudi mendatangi lembaga pendidikan sampai di pelosok daerah.

Kiai Muqiet ini pun langsung menaruh hati dan bangga. Karena Cawagub Puti mau berkunjung di daerah yang benar-benar pinggiran.

“Ternyata ini dibuktikan Mbak Puti dengan melihat langsung, masuk ke daerah kecil, peduli dalam hal pendidikan. Ini menjadi harapan besar bagi kami. Terutama lingkungan pondok pesantren,” ujarnya.

Kyai Muqiet percaya, jika nantinya Gus Ipul-Puti menang dalam pilgub Jatim akan lebih memperhatikan sumber daya manusia (SDM) pengajar untuk madrasah diniyah. Menurutnya, peningkatan SDM terutama bagi ustadz dan ustadzah sangat penting.

“Infrastruktur pendidikan juga perlu. Kalau hanya memikirkan beasiswa tanpa memikirkan infrastruktur, sangat rugi. Karena masalah utama dalam sektor pendidikan adalah infrastruktur,” imbuhnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Konsolidasi Partai Tak Hanya Lewat Agenda Resmi, Armuji: Kegiatan Olahraga dan Seni Juga

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar konsolidasi internal bersama Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati ...
KRONIK

Tari Remo Gagrak Anyar Buka Konsolidasi Internal DPD PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Tari Remo Gagrak Anyar menjadi pembuka dalam kegiatan Konsolidasi Internal DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ...
KRONIK

Merdeka Coffee Trail Run Sedot 700 Peserta, Erma Dorong Wisata dan Kopi Blitar Timur Naik Kelas

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Erma Susanti memadukan olahraga, wisata, dan kopi lokal ...
HEADLINE

Pompa Semangat Kader Jatim, Megawati Berpidato 2,5 Jam

SURABAYA – Ketua Umum PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri memimpin konsolidasi internal DPD PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Reses, Bambang Sutriyono Serap Aspirasi Warga Hal Pendidikan hingga Pertanian

BOJONEGORO — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi PDI Perjuangan, Bambang Sutriyono, menggelar reses ...
KRONIK

Ketua DPD PDIP Jatim Pastikan Program Kerakyatan Tepat Sasaran dan Merata

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah ingin memastikan setiap program kerakyatan yang ...