Sabtu
12 September 2026 | 9 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ingin Pemimpin Merakyat, Mayoritas Warga Pilih Risma-Whisnu

pdip jatim - risma whisnu - warga

pdip jatim - risma whisnu - wargaSURABAYA – Warga Surabaya menginginkan pemimpin yang merakyat dan suka blusukan. Keinginan warga itu terungkap dari hasil survei Pilkada Indonesia yang dirilis di Hotel JW Marriot, Jumat (27/11/2015).

Lembaga survei di bawah payung PT Siber Media Abadi itu menyebutkan, sebanyak 46,25 persen dari 506 responden di 31 Kecamatan Surabaya ingin pemimpin yang merakyat.

“Semakin merakyat kepala daerah dengan rakyatnya, tingkat kecintaan rakyat akan semakin tinggi,” jelas Pieter Tobias Pattiasina, Direktur Pilkada Indonesia kepada wartawan.

Hasil survei yang dilakukan sepanjang 20-24 November 2015 itu juga menyebutkan, pasangan calon wali kota-wakil wali kota petahana Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana, menang telak atas pasangan Rasiyo-Lucy. (Popularitas Digital Risma-Whisnu Ungguli Pesaingnya)

Menurut Gunawan Abdillah, salah satu surveyor Pilkada Indonesia, mayoritas warga Kota Pahlawan masih menganggap Risma-Whisnu layak memimpin Kota Surabaya. Dari 506 responden, 67,79 persen menilai masih sangat layak sebagai wali kota-wakil wali kota.

Sedangkan Rasiyo-Lucy hanya mengantongi dukungan 23,12 persen. Sementara 9,09 persen responden belum menentukan pasangan calon mana yang akan dipilihnya pada coblosan 9 Desember mendatang.

“Semua responden kami wawancarai langsung dengan tatap muka. Sedangkan margin of error dari penelitian ini hanya mencapai 4-5 persen,” ungkap Gunawan.

Meski masa kampanye Pilkada Surabaya seakan sepi-senyap, namun ternyata hal itu tidak mempengaruhi kehadiran warga ke TPS. Antusiasme memilih itu salah satunya disebabkan figur dari calon yang sangat berpengaruh bagi warga Kota Surabaya.

Dari hasil survei terungkap, pemilih golput (golongan putih) di Pilkada Surabaya hanya mencapai 3 persen. Pasalnya, saat ini masyarakat Surabaya sebenarnya sudah antusias untuk ikut coblosan yang kurang 9 hari lagi.

“Tiga persen pemilih golput ini menjadi bukti, bahwa warga Surabaya antusias mencoblos,” jelas Gunawan. (Risma: Warga Ikut Rencanakan Pembangunan Kota)

Hasil survei juga menyebutkan 48,62 persen responden akan hadir ke TPS, karena kewajiban sebagai warga negara Indonesia. Sedangkan yang menjawab mencoblos sebagai hak warga negara sebanyak 13,44 persen, sementara yang menginginkan daerahnya maju sebanyak 15,61 persen.

Survei itu juga membuktikan bahwa responden yang ingin mencari pemimpin layak dan bagus sebanyak 11,65 persen. Sedangkan responden yang ingin perubahan 7,31 persen dan tidak menjawab banyak 3,36 persen. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...
KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...