Minggu
09 Agustus 2026 | 8 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ingin Pemimpin Merakyat, Mayoritas Warga Pilih Risma-Whisnu

pdip jatim - risma whisnu - warga

pdip jatim - risma whisnu - wargaSURABAYA – Warga Surabaya menginginkan pemimpin yang merakyat dan suka blusukan. Keinginan warga itu terungkap dari hasil survei Pilkada Indonesia yang dirilis di Hotel JW Marriot, Jumat (27/11/2015).

Lembaga survei di bawah payung PT Siber Media Abadi itu menyebutkan, sebanyak 46,25 persen dari 506 responden di 31 Kecamatan Surabaya ingin pemimpin yang merakyat.

“Semakin merakyat kepala daerah dengan rakyatnya, tingkat kecintaan rakyat akan semakin tinggi,” jelas Pieter Tobias Pattiasina, Direktur Pilkada Indonesia kepada wartawan.

Hasil survei yang dilakukan sepanjang 20-24 November 2015 itu juga menyebutkan, pasangan calon wali kota-wakil wali kota petahana Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana, menang telak atas pasangan Rasiyo-Lucy. (Popularitas Digital Risma-Whisnu Ungguli Pesaingnya)

Menurut Gunawan Abdillah, salah satu surveyor Pilkada Indonesia, mayoritas warga Kota Pahlawan masih menganggap Risma-Whisnu layak memimpin Kota Surabaya. Dari 506 responden, 67,79 persen menilai masih sangat layak sebagai wali kota-wakil wali kota.

Sedangkan Rasiyo-Lucy hanya mengantongi dukungan 23,12 persen. Sementara 9,09 persen responden belum menentukan pasangan calon mana yang akan dipilihnya pada coblosan 9 Desember mendatang.

“Semua responden kami wawancarai langsung dengan tatap muka. Sedangkan margin of error dari penelitian ini hanya mencapai 4-5 persen,” ungkap Gunawan.

Meski masa kampanye Pilkada Surabaya seakan sepi-senyap, namun ternyata hal itu tidak mempengaruhi kehadiran warga ke TPS. Antusiasme memilih itu salah satunya disebabkan figur dari calon yang sangat berpengaruh bagi warga Kota Surabaya.

Dari hasil survei terungkap, pemilih golput (golongan putih) di Pilkada Surabaya hanya mencapai 3 persen. Pasalnya, saat ini masyarakat Surabaya sebenarnya sudah antusias untuk ikut coblosan yang kurang 9 hari lagi.

“Tiga persen pemilih golput ini menjadi bukti, bahwa warga Surabaya antusias mencoblos,” jelas Gunawan. (Risma: Warga Ikut Rencanakan Pembangunan Kota)

Hasil survei juga menyebutkan 48,62 persen responden akan hadir ke TPS, karena kewajiban sebagai warga negara Indonesia. Sedangkan yang menjawab mencoblos sebagai hak warga negara sebanyak 13,44 persen, sementara yang menginginkan daerahnya maju sebanyak 15,61 persen.

Survei itu juga membuktikan bahwa responden yang ingin mencari pemimpin layak dan bagus sebanyak 11,65 persen. Sedangkan responden yang ingin perubahan 7,31 persen dan tidak menjawab banyak 3,36 persen. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Persiga U-17 Dituntut Tampil Maksimal di Piala Soeratin 2026, Doding: Harus Menang dan Lolos

TRENGGALEK – Persiga Trenggalek U-17 dituntut memaksimalkan status sebagai tuan rumah Piala Soeratin 2026 dengan ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Besuki Tingkatkan Kemenangan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Jajaran Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Besuki resmi terbentuk. ...
LEGISLATIF

Andreas Dorong Masyarakat Melek Keuangan agar Tak Jadi Korban Penipuan Digital

MALANG – Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo mendorong masyarakat memperkuat literasi keuangan di tengah ...
SEMENTARA ITU...

Lewat Dramasoka Pendekar Caping Gunung, Rijanto Ajak Warga Guyub Bangun Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mengajak masyarakat memperkuat persatuan dan gotong royong sebagai modal utama ...
LEGISLATIF

Anggota Dewan Ratih Damayanti Bantu Warga Tak Mampu yang Koma 3 Hari dan Terkendala BPJS

LUMAJANG – Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Lumajang yang juga menjabat sebagai anggota Komisi D DPRD Kabupaten ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Gelar Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan

TUBAN– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban terus mematangkan rencana perlindungan sosial bagi kader. Sebagai langkah ...