oleh

Ikuti Tanam Perdana Padi Bibit Unggul, Setia Puji Lestari Berharap Petani Bisa Makmur

-Legislatif-66 kali dibaca

KABUPATEN MOJOKERTO – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Setia Puji Lestari, bersama bupati dan sejumlah pihak terkait melakukan penanaman perdana varietas bibit unggul di persawahan Desa Sadar Tengah Kecamatan Mojoanyar, Jumat (11/6/2021).

Lima varietas ditanam, sebagaimana informasi dihimpun redaksi dari berbagi sumber, yakni Inpari IR Nutri Zinc yang dikenal tahan stunting tanaman (kerdil), Pamelen atau padi merah pulen, Inpari 32 HDB, Inpari 42 Agritan GSR, dan Inpari 45 Dirgahayu.

Sementara untuk penamanan dilakukan dengan metode jarwo, yakni jajar legowo. Cara tanam ini dinilai meningkatkan hasil panen lebih banyak 30 persen dibandingkan penanaman tidak menerapkan metode jarwo.

Penanaman perdana bagian dari penyuluhan dengan cara terapan percontohan atau demonstration farming (demfarm) kerjasama dinas pertanian dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian RI.

Setia Pudji Lestari kepada reporter mengatakan, pada kesempatan tersebut dirinya menjadi salah satu narasumber mewakili anggota Komisi IV DPR RI, Mindo Sianipar. Pudji, sapaan akrab Setia Pudji Lestari, menyampaikan, dengan dilakukannya demfarm, petani dapat mengikuti pola tanam yang dianjurkan dinas pertanian.

Selain itu, kata dia, teknik pemberian pupuk juga bisa dipelajari dari kegiatan ini. Termasuk teknik pengendalian hama, bahkan masa panen juga bisa dicontoh dari demfarm.

“Saya harapkan petani di Mojokerto bisa mencontoh pola tanam, teknik pemberian pupuk dan teknik panen yang dianjurkan oleh dinas Pertanian,” jelas Pudji.

Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto ini juga menjelaskan, dengan adanya sosialisasi ini bisa mempermudah petani dalam melakukan perawatan bibit padi. Juga mendapatkan hasil yang lebih baik lagi.

“Petani bisa makmur, hasil panen melimpah, ketahanan pangan terwujud. Sehingga bisa mewujudkan salah satu Trisakti Bung Karno, berdikari di bidang ekonomi,” katanya.

Politisi senior ini optimis, jika petani dan pemerintah bisa bergotong royong untuk mensukseskan penanaman varian padi unggulan ini, ia meyakini kesejahteraan petani dan ketahanan pangan bisa terwujud.

“Ketahanan pangan menjadi tanggung jawab kita semua. Tidak hanya pada pemerintah, tapi gotong royong kita semua,” tutup Pudji. (arul/hs)