Rabu
07 Januari 2026 | 10 : 29

Hari ke-2 Jokowi di Garut, Mulai Blusukan ke Sawah hingga Ikut Cukur Massal

pdip-jatim-jokowi-blusukan-ke-sawah-garut

JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengikuti acara cukur massal di Situ Bagendit, di Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Sabtu (19/1/2019). Jokowi cukur rambut bersama puluhan warga Garut lainnya.

Tiba di lokasi acara cukur massal pukul 09.10 WIB, Jokowi langsung menyapa tukang cukur langganannya, Herman.

Herman sudah menjadi tukang cukur langganan Jokowi di Jakarta sejak 2013. Namun, ia asli kelahiran Garut. “Herman dari kapan di sini?” sapa Jokowi.

Jokowi lalu langsung duduk di tempat yang sudah disediakan. Dia sempat mengajak para pejabat yang ikut dengannya untuk ikut cukur bersama, termasuk Koordinator Staf Khusus Presiden, Teten Masduki, yang kepalanya plontos. “Pak Teten?” goda Jokowi.

Teten dan para pejabat yang hadir pun tertawa. Setelah itu, rambut Jokowi langsung dipangkas oleh Herman. Herman mencukur rambut Jokowi selama sekitar 15 menit.

Usai cukur, rambut Jokowi tampak tak banyak berubah. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu tetap tampil dengan gaya belah pinggirnya, hanya rambutnya kini lebih pendek sedikit. “Ini gaya mohawk,” seloroh Jokowi.

Tak hanya Jokowi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono serta Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono juga ikut memangkas rambutnya dalam acara cukur massal ini.

Sementara itu, Teten yang kepalanya sudah plontos hanya meminta dipijat punggung dan kepalanya. Adapun Ibu Negara Iriana dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita hanya menyaksikan rambut Jokowi dan puluhan orang lainnya dipangkas dalam acara cukur massal itu.

Jokowi mengatakan, pangkas rambut ini adalah keahlian yang banyak dimiliki warga Garut. Bahkan para tukang cukur memiliki komunitas sendiri, yakni Persaudaraan Pemangkas Rambut Garut (PPGR).

Menurut Jokowi, pemerintah akan membangun perumahan bagi para tukang cukur di Garut yang jumlahnya cukup besar. “Yang paling penting dari acara ini, pemerintah akan membangun perumahan untuk tukang cukur di Garut,” kata Kepala Negara.

Sebelum datang di acara cukur massal, Jokowi menyempatkan diri blusukan ke sawah. Blusukan ini dalam rangka Gerakan Mengawal Musim Tanam Okmar 2018/2019 yang digelar Kementerian Badan usaha Milik Negara.

Jokowi tiba di lokasi acara di Desa Leuwigoong sekitar pukul 08.05 WIB. Begitu tiba di lokasi, Jokowi yang mengenakan kemeja putih, celana jeans dan sneakers hitam langsung meninjau stan-stan pameran.

Setelah itu, Jokowi langsung menuju sisi sawah untuk meninjau para petani yang tengah menanam padi. Jokowi berjongkok di sisi sawah selama sekitar 5 menit.

Menteri BUMN Rini Soemarno dan sejumlah pejabat lain yang ada di belakang Jokowi pun ikut berjongkok mengikuti gaya Jokowi.

Setelah selesai meninjau petani menanam padi, Jokowi menyempatkan berdialog dengan para petani dan warga setempat. Jokowi meminta petani memanfaatkan fasilitas pinjaman dari Bank BUMN untuk modal. “Tapi kalau mau pinjam ke Bank harus dihitung. Dan harus dipakai untuk modal, beli bibit, beli pupuk,” tuturnya. (goek)

Artikel Terkini

KLIPING MEDIA

Survei LSI Denny JA: 66% Responden Tak Setuju Usulan Pilkada Lewat DPRD

JAKARTA – Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terkait usulan pemilihan kepala daerah ...
KABAR CABANG

Instruksi Mas Dhito kepada Banteng Kabupaten Kediri: Turun ke Akar Rumput, Gandeng Pemuda!

KEDIRI – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menginstruksikan seluruh struktur ...
LEGISLATIF

Edi Cahyo Purnomo Dorong Pengentasan Kemiskinan di Jember dari 2 Sektor

JEMBER – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember Edi Cahyo Purnomo (ECP), mendorong pengentasan kemiskinan di ...
RUANG MERAH

Politik Kaum Muda

Oleh Muries Subiyantoro PADA pertengahan hingga akhir tahun 2025 lalu, muncul fenomena menarik yang patut dicermati ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jombang Rilis Kinerja 2025, Fokus Kawal Hak Rakyat

JOMBANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jombang merilis laporan kinerja tahun 2025. Hal itu sebagai bentuk ...
LEGISLATIF

Dua Manfaat Ini Jadi Alasan DPRD Surabaya Dukung Kebijakan Parkir Nontunai

SURABAYA – Komisi C DPRD Surabaya menilai bahwa edukasi kepada juru parkir (jukir) menjadi kunci utama dalam ...