Selasa
25 Agustus 2026 | 6 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadapi Pilkada 2020, PDIP Jatim Ingin Ulangi Sukses di Pilkada 2015

pdip-jatim-kusnadi-di-kota-probolinggo

SURABAYA – PDI Perjuangan Jawa Timur setidaknya mematok 13 kemenangan di Pilkada 2020 mendatang.

13 Daerah tersebut di antaranya Kota Surabaya, Kota Pasuruan, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Ngawi, Kabupaten Kediri, Trenggalek, Banyuwangi, Sumenep, Kabupaten Mojokerto, Tuban, Lamongan dan Jember.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengatakan, pihaknya tentu menargetkan dapat menang sebanyak-banyaknya.

“Namun, berdasarkan hasil pemilu 2015 lalu, kami menang di 13 daerah. Sehingga, kalau bisa kami mengulangi kemenangan di daerah tersebut,” kata Kusnadi, Minggu (7/7/2019).

Pada prinsipnya, PDI Perjuagan akan memaksimakan kadernya di Pilkada. Meskipun demikian, pihaknya tetap membuka kemungkinan untuk mengusung kader dari partai lain.

”Kami akan mengeskplor. Kami tidak boleh mentang-mentang,”ujarnya.

Termasuk dalam membangun koalisi, PDI Perjuangan juga akan berkomunikasi dengan banyak partai.

”Almarhum bapak Taufiq Kiemas (Politisi PDI Perjuangan yang juga suami Megawati Soekarnoputri), mengajarkan kepada kami bahwa politik itu berbagi,” kata politisi yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim ini.

Rencananya, proses seleksi maupun komunikasi lintas parpol akan berlangsung dalam waktu dekat. Saat ini, pihaknya masih menunggu aturan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

”KPU sepertinya baru akan memulai proses untuk persiapan kan September tahun ini. Tentu, kami setelah itu,” jelas Kusnadi.

Selain itu, pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan menunggu rekomendasi resmi dari DPP. ”Saat ini, kami masih fokus dalam reorganisasi terlebih dahulu,” jelasnya.

Seperti diketahui pada Pilkada 2015 lalu PDI Perjuangan sukses mengantarkan kadernya menjadi kepala daerah. Di antaranya Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya), Budi ‘Kanang’ Sulistyono (Bupati Ngawi), hingga Abdullah Azwar Anas (Bupati Banyuwangi).

Tak hanya kepala daerah, pun juga ada yang menjadi Wakil Kepala Daerah. Misalnya Raharto Teno Prasetyo (Wakil Walikota Pasuruan yang kini menjadi Plt Walikota Pasuruan), hingga Muhammad Nur Arifin (Wakil Bupati Trenggalek yang kini menjadi Bupati Trenggalek).

”Kalau beberapa daerah tersebut menang di 2015, pada 2020 juga harus kembali. Jangan justru mundur dengan kehilangan kursi eksekutif,” katanya.  (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Kejar Manajemen Talenta ASN, 121 Pejabat Baru Bisa Kembali Dimutasi 6 Bulan Lagi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengejar manajemen talenta ASN. Sebanyak 121 pejabat yang baru dilantik ...
KABAR CABANG

Dari Menak Sopal ke Kebaya Fatmawati, Yeni Membawa Cerita Trenggalek ke Panggung Nasional

TRENGGALEK – Ada nama Trenggalek yang kini ikut berjalan menuju panggung nasional. Nama itu bukan hanya tertulis di ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...