Rabu
20 Mei 2026 | 5 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadapi Pilkada 2020, PDIP Jatim Ingin Ulangi Sukses di Pilkada 2015

pdip-jatim-kusnadi-di-kota-probolinggo

SURABAYA – PDI Perjuangan Jawa Timur setidaknya mematok 13 kemenangan di Pilkada 2020 mendatang.

13 Daerah tersebut di antaranya Kota Surabaya, Kota Pasuruan, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Ngawi, Kabupaten Kediri, Trenggalek, Banyuwangi, Sumenep, Kabupaten Mojokerto, Tuban, Lamongan dan Jember.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengatakan, pihaknya tentu menargetkan dapat menang sebanyak-banyaknya.

“Namun, berdasarkan hasil pemilu 2015 lalu, kami menang di 13 daerah. Sehingga, kalau bisa kami mengulangi kemenangan di daerah tersebut,” kata Kusnadi, Minggu (7/7/2019).

Pada prinsipnya, PDI Perjuagan akan memaksimakan kadernya di Pilkada. Meskipun demikian, pihaknya tetap membuka kemungkinan untuk mengusung kader dari partai lain.

”Kami akan mengeskplor. Kami tidak boleh mentang-mentang,”ujarnya.

Termasuk dalam membangun koalisi, PDI Perjuangan juga akan berkomunikasi dengan banyak partai.

”Almarhum bapak Taufiq Kiemas (Politisi PDI Perjuangan yang juga suami Megawati Soekarnoputri), mengajarkan kepada kami bahwa politik itu berbagi,” kata politisi yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim ini.

Rencananya, proses seleksi maupun komunikasi lintas parpol akan berlangsung dalam waktu dekat. Saat ini, pihaknya masih menunggu aturan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

”KPU sepertinya baru akan memulai proses untuk persiapan kan September tahun ini. Tentu, kami setelah itu,” jelas Kusnadi.

Selain itu, pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan menunggu rekomendasi resmi dari DPP. ”Saat ini, kami masih fokus dalam reorganisasi terlebih dahulu,” jelasnya.

Seperti diketahui pada Pilkada 2015 lalu PDI Perjuangan sukses mengantarkan kadernya menjadi kepala daerah. Di antaranya Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya), Budi ‘Kanang’ Sulistyono (Bupati Ngawi), hingga Abdullah Azwar Anas (Bupati Banyuwangi).

Tak hanya kepala daerah, pun juga ada yang menjadi Wakil Kepala Daerah. Misalnya Raharto Teno Prasetyo (Wakil Walikota Pasuruan yang kini menjadi Plt Walikota Pasuruan), hingga Muhammad Nur Arifin (Wakil Bupati Trenggalek yang kini menjadi Bupati Trenggalek).

”Kalau beberapa daerah tersebut menang di 2015, pada 2020 juga harus kembali. Jangan justru mundur dengan kehilangan kursi eksekutif,” katanya.  (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pemerintah dan Swasta di Ngawi Wajib Sediakan Kuota Kerja untuk Penyandang Disabilitas

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi dan perusahaan swasta di wilayah setempat kini diwajibkan untuk memberikan ...
HEADLINE

Deni Wicaksono: Seluruh PAC PDI Perjuangan Wajib Miliki Media Sosial

Seluruh PAC PDIP wajib memiliki media sosial untuk memperkuat komunikasi politik menuju Pemilu 2029. PACITAN — ...
KABAR CABANG

Gemulai Penari Sekar Klayar Sambut Pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Pacitan

Tari Sekar Klayar tampil memukau dalam pelantikan PAC PDIP se-Kabupaten Pacitan dan menjadi simbol pelestarian ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan DPR Dukung Program Pemerintah Selama untuk Kesejahteraan Rakyat

Puan Maharani menegaskan DPR RI mendukung program pemerintah selama bertujuan untuk kesejahteraan rakyat dalam ...
SUARA MUDA

Politik, Seminar Motivasi, dan Kegelisahan Anak-anak Muda Bondowoso tentang Sampah Desa

Anak muda Bondowoso mulai bergerak lewat politik dan edukasi sosial untuk membangkitkan semangat generasi muda ...
LEGISLATIF

Baktiono Nilai Aspirasi PKL Kali Kepiting Masih Bisa Diakomodasi Melalui Penataan

Baktiono menilai aspirasi PKL Kali Kepiting masih bisa diakomodasi Pemkot Surabaya melalui penataan yang tepat. ...