SUMENEP – Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, mengharapkan dukungan ulama’ dan habaib untuk penertiban Tempat Hiburan Malam (THM). Menurutnya, dengan bergandeng tangan upaya penertiban tersebut akan lebih mudah.
“Kami (DPRD) harus ada dukungan dari semua pihak termasuk, ulama dan habaib. Ketika kami mau bertindak, dukung kami,” ujar H. Zainal, pada Senin (2/3/2026).
H. Zainal mengungkapkan, penertiban yang dilakukan hanya oleh salah satu instansi sangat sulit tercapai. Ia mencontohkan, di saat dirinya awal menjabat Ketua DPRD pernah melakukan upaya penertiban salah satu tempat prostitusi, namun niat baik itu mendapat perlawanan dari sejumlah oknum tertentu.
Bahkan, tambah dia, dirinya mendapat hujatan dari nitizen dan tidak satupan melakukan pembelaan, baik dari ulama, habaib maupun santri. Sehingga gerakan penertiban tersendat.
“Makanya ketika para ulama dan habaib datang ke kami meminta untuk menutup tempat hiburan malam, tempat PSK (pekerja seks komirsial, red) ditutup, itu hal yang cocok sudah senada dan sejalan dengan kami. Mari kita rawe-rawe rantas dukung kami,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.
Ia juga menegaskan, pihaknya siap menjalin kerjasa dengan aparat penegak hukum, termasuk Satpol PP, sebagai penegak petaturan daerah (Perda).
“Kami siap bersinergi antara eksekutif dan yudikatif, tapi kami mohon dukungannya kepada ulama dan habaib juga, tidak hanya melontarkan pendapat, jika diperlukan gerakan massa ayo kita lakukan,” terangnya.
Seperti diketahui, sejumlah ulama dan habaib mendatangi Kantor DPRD Sumenep, pada Jumat (27/2/2026). Kedatangan mereka untuk mendesak pengawasan diperketat hingga penertiban permanen terhadap tempat hiburan malam (THM) yang dinilai memicu peredaran minuman keras (miras) dan menimbulkan dampak sosial di masyarakat.
Aspirasi yang disampaikan tidak hanya menyoroti aspek administratif perizinan, tetapi juga keresahan atas dampak sosial yang semakin meresahkan. Kedatangan para tokoh agama ini diterima langsung Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, didampingi Wakil Ketua, Dul Siam dan Syukri, serta anggota dewan lintas fraksi. (hzm/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













