Jumat
16 Oktober 2026 | 6 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gus Ipin Bagi Langsung Los Pasar Pon Trenggalek, Ini Alasannya

pdip-jatim-arifin-bagi-stan-pasar-pon-01

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin membagi langsung los-kios Pasar Pon, Rabu (10/2/2021). Hal ini dia lakukan saat melakukan relokasi pedagang Pasar Pon pasca kebakaran 2018 lalu.

“Kenapa saya harus membagi langsung, ketika pasca kebakaran, kita langsung turun tangan kemudian juga kita membagi relokasi. Dan sudah ada kesepakatan dulu bahwa apapun yang akan diambil pemerintah akan dibicarakan dengan paguyuban, dan pedagang kita undang secara langsung,” terang Arifin.

Dalam pembagian lapak pasar hari ini, tambah Gus Ipin, sapaan akrabnya, paguyuban pedagang pasar benar-benar dilibatkan. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan anggapan adanya kecurangan. 

Dirinya pun tidak memasrahkan pembagian los pasar kepada kepala dinas atau yang lain, karena ingin tahu yang menempati ini adalah benar-benar korban kebakaran Pasar Pon 2018 lalu.

Suami Novita Hardini ini berharap, dengan selesainya pembagian los-kios pedagang, Pasar Pon bisa segera dioperasionalkan agar ekonomi masyarakat bisa tergerak. Serta dapat menggerakkan perekonomian masyarakat saat Pandemi Covid 19.

Mekanisme mengambil nomor undian dengan pembagian langsung oleh Bupati Trenggalek, dirasa sebagai cara yang tepat dan adil oleh kalangan pedagang.

Semua pedagang tanpa tebang pilih mendapatkan penempatan 1 kios atau lapak. Kemudian setelah semua mendapatkan dan terdapat sisa, maka lapak kios sisa akan ditawarkan kembali kepada para pedagang.

Namun menurut Gus Ipin, lapak dan kios yang kedua nanti akan dikenakan tarif sewa. Sedangkan lapak pertama digratiskan 1 tahun sebagai kompensasi akibat terdampak kebakaran kemarin.

Nurul Puspitasari, salah satu pedagang pasar yang ikut mengambil undian mengaku senang dengan mekanisme pembagian los oleh bupati. 

Dia juga gembira akhirnya bisa berjualan kembali di Pasar Pon. “Kita menunggu sudah 2 tahun lebih, semoga semuanya baik kedepannya,” ucap pedagang kain dan baju ini. 

Dia pun berharap bila sudah diberlakukan sewa, harapannya sewanya tidak mahal dan bisa terjangkau pedagang. Apresiasi positif juga disampaikan Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Pon, Karma Refianto. 

“Tentu kami merasa gembira bangunan ini sudah diwujudkan lebih cepat. Lebih-lebih pembagiannya dilakukan oleh bupati dengan prinsip transparan,” ujar pedagang yang akrab disapa Anto ini, sambil berharap Pasar Pon bisa ramai dan dapat mengubah nasib pedagang. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...
KRONIK

Sasar Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Baru

BANYUWANGI – Pagelaran Gandrung Sewu 2026 yang memasuki tahun ke-14 ditargetkan menyasar panggung dunia. Agenda ...