
PAMEKASAN – Kunjungan Bakal Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, KH. Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans, ke Pondok Pesantren Al-Huda Sumber Nangka di Desa Duko Timur, Kecamatan Larangan, Pamekasan, pada Minggu (8/92024), menyisakan kesan mendalam bagi pengasuh ponpes yang berdiri tahun 1907 itu, Nyai Hj. Aisyatul As’adiyah.
Menurut Ning Dyah, sapaan akrabnya, kunjungan Gus Hans dalam rangka silaturahmi dengan dzurriyah (alm) KHR. As’ad Syamsul Arifin yang ada di Pamekasan, Madura.
“Saya sangat terkesan sekali kepada beliau. Seorang gus, kiai muda, yang prestasinya tidak usah kita ragukan lagi,” ujar Ning Dyah, Kamis (12/9/2024).
Sebagai calon pemimpin, tambah Ning Dyah, Gus Hans dapat dikategorikan paket komplet. Selain politisi, Gus Hans juga seorang pengusaha dan akademisi.

“Ini paket komplet. Kita tidak usah meragukan lagi bagaimana kepiawaian beliau dalam memimpin ke depan untuk Jawa Timur. Beliau politisi, pengusaha, juga akademisi,” jelasnya.
Ning Dyah juga menegaskan, sebagai kader PDI Perjuangan, dirinya akan tegak lurus dengan keputusan Partainya. “Untuk pilgub saya akan tegak lurus dengan Partai,” terangnya.
Dukungan terhadap Risma-Gus Hans bukan tanpa alasannya. Menurutnya, pasangan Risma-Gus Hans adalah dwitunggal yang saling melengkapi.
“Bu Risma itu mantan wali kota. Satu-satunya wali kota yang bisa menutup Gang Dolly. Bu Risma punya pengalaman jadi Mensos. Luar biasa sekali,” tuturnya.
“Sementara Gus Hans Wakil Rektor Universitas Darul Ulum Jombang,” tandasnya. (set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS