Rabu
15 Juli 2026 | 11 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang Idul Adha, Wali Kota Blitar Imbau Masyarakat Tidak Jual Hewan Kurban Dadakan

pdip jatim 220628 walkot blitar

BLITAR – Wali Kota Blitar Santoso mengimbau masyarakat, khususnya peternak agar tidak menjual hewan dadakan jelang Idul Adha. Apalagi penjualannya dilakukan di pinggir jalan, khususnya di area Pasar Hewan Dimoro yang masih ditutup karena meminimalisir penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Menjelang Idul Adha, dan antisipasi PMK kami mengimbau masyarakat maupun penjual hewan untuk tidak menjual hewan kurban dadakan di jalan,” kata Santoso.

Imbauan tersebut dia sampaikan usai melaunching vaksinasi PMK di lingkungan Jatimalang, Kelurahan Sentul, Selasa (28/6/2022). Menurutnya, imbauan ini penting disampaikan ke masyarakat karena Pemerintah Kota Blitar kini tengah berupaya meminimalisir penularan PMK.

Pihaknya juga sudah minta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskpperta) untuk mendata beberapa peternak yang menyediakan hewan kurban.

Nantinya dari hasil data tersebut akan diinformasikan pada seluruh masyarakat yang hendak membeli hewan kurban. Dengan begitu, Santoso berharap masyarakat tidak bingung jika ingin membeli hewan kurban.

Sementara itu, Pemkot Blitar bergerak cepat dalam menangani wabah PMK pada hewan ternak di wilayah Kota Blitar. Salah satunya dengan melaunching vaksinasi PMK di salah seorang peternak sapi di Jalan Sutan Syahrir Kelurahan Sentul.

Menurut Santoso, pihaknya bersama petugas kesehatan hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskpperta) melakukan sosialisasi sekaligus melaunching vaksinasi PMK bagi hewan ternak sapi.

Langkah ini menjadi bentuk perhatian dan keseriusan pemerintah dalam menangani PMK. Pihaknya menyebut, pemerintah Kota Blitar melalui Diskpperta mendapatkan 9 botol vaksinasi PMK dari Pemprov Jatim untuk 900 sapi di Kota Blitar.

Vaksin tersebut memiliki jangka waktu penggunaan hingga 5 Juli 2022. Oleh sebab itu pihaknya meminta seluruh petugas kesehatan hewan Diskpperta Kota Blitar, segera menuntaskan vaksinasi PMK.

“Kami bersama tim kesehatan hewan Diskpperta Kota Blitar melakukan sosialisasi sekaligus launching vaksinasi PMK untuk mencegah meluasnya kasus PMK bagi sapi,” kata Santoso.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar, Rodiyah mengatakan proses vaksinasi PMK bagi sapi sudah dilaksanakan pada Minggu, 26 Juni 2022 lalu di wilayah Klampok dan Ngadirejo.

Sedangkan untuk Selasa, 28 Juni 2022 bagi wilayah Sentul, Tlumpu dan menyelesaikan sisa vaksinasi di Klampok. Rodiyah menegaskan vaksinasi PMK bagi sapi dikhususkan bagi hewan sapi yang sehat serta sapi yang nantinya tidak dikurbankan. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...