Rabu
14 Oktober 2026 | 6 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang Idul Adha, Wali Kota Blitar Imbau Masyarakat Tidak Jual Hewan Kurban Dadakan

pdip jatim 220628 walkot blitar

BLITAR – Wali Kota Blitar Santoso mengimbau masyarakat, khususnya peternak agar tidak menjual hewan dadakan jelang Idul Adha. Apalagi penjualannya dilakukan di pinggir jalan, khususnya di area Pasar Hewan Dimoro yang masih ditutup karena meminimalisir penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Menjelang Idul Adha, dan antisipasi PMK kami mengimbau masyarakat maupun penjual hewan untuk tidak menjual hewan kurban dadakan di jalan,” kata Santoso.

Imbauan tersebut dia sampaikan usai melaunching vaksinasi PMK di lingkungan Jatimalang, Kelurahan Sentul, Selasa (28/6/2022). Menurutnya, imbauan ini penting disampaikan ke masyarakat karena Pemerintah Kota Blitar kini tengah berupaya meminimalisir penularan PMK.

Pihaknya juga sudah minta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskpperta) untuk mendata beberapa peternak yang menyediakan hewan kurban.

Nantinya dari hasil data tersebut akan diinformasikan pada seluruh masyarakat yang hendak membeli hewan kurban. Dengan begitu, Santoso berharap masyarakat tidak bingung jika ingin membeli hewan kurban.

Sementara itu, Pemkot Blitar bergerak cepat dalam menangani wabah PMK pada hewan ternak di wilayah Kota Blitar. Salah satunya dengan melaunching vaksinasi PMK di salah seorang peternak sapi di Jalan Sutan Syahrir Kelurahan Sentul.

Menurut Santoso, pihaknya bersama petugas kesehatan hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskpperta) melakukan sosialisasi sekaligus melaunching vaksinasi PMK bagi hewan ternak sapi.

Langkah ini menjadi bentuk perhatian dan keseriusan pemerintah dalam menangani PMK. Pihaknya menyebut, pemerintah Kota Blitar melalui Diskpperta mendapatkan 9 botol vaksinasi PMK dari Pemprov Jatim untuk 900 sapi di Kota Blitar.

Vaksin tersebut memiliki jangka waktu penggunaan hingga 5 Juli 2022. Oleh sebab itu pihaknya meminta seluruh petugas kesehatan hewan Diskpperta Kota Blitar, segera menuntaskan vaksinasi PMK.

“Kami bersama tim kesehatan hewan Diskpperta Kota Blitar melakukan sosialisasi sekaligus launching vaksinasi PMK untuk mencegah meluasnya kasus PMK bagi sapi,” kata Santoso.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar, Rodiyah mengatakan proses vaksinasi PMK bagi sapi sudah dilaksanakan pada Minggu, 26 Juni 2022 lalu di wilayah Klampok dan Ngadirejo.

Sedangkan untuk Selasa, 28 Juni 2022 bagi wilayah Sentul, Tlumpu dan menyelesaikan sisa vaksinasi di Klampok. Rodiyah menegaskan vaksinasi PMK bagi sapi dikhususkan bagi hewan sapi yang sehat serta sapi yang nantinya tidak dikurbankan. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...
SEMENTARA ITU...

Sanusi Dorong TMMD Berlanjut Tiap Tahun, Pemerataan Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...