GABUT Kelurahan Gending yang Bikin Bupati dan Wabup Gresik Kepincut, Apa Itu?

 1,066 pembaca

GRESIK – Inovasi rintisan dari Pemerintah Kelurahan Gending Kecamatan Kebomas bertajuk Gabungan Usaha Bersama (GABUT) dan Gerakan Digitalisasi (GENDIS) menyita perhatian Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah, sekaligus. Keduanya hadir pada peluncuran dua program tersebut di kelurahan setempat, Minggu (21/8/2022).   

Menurut Lurah Gending Rian Permana, GABUT dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Kelurahan (BUMKEL) memiliki tiga bidang rintisan usaha. Pertama, bidang keberdayaan ekonomi dengan Gending Gabut Co-working Space sebagai cafe dan ruang kolaborasi yang memanfaatkan pengolahan hasil kebun pemulihan.

Kedua, bidang lingkungan. Yakni, pengangkutan sampah domestik bekerja sama dengan salah satu perusahaan swasta.

Ketiga, bidang event, digital, seni dan kreasi anak dengan membentuk Sendratari Wikus. Untuk pelatihan seni tari dan kebudayaan, terbuka untuk umum. Selain itu, pengembangan Non-Fungible Token (NFT) kehidupan.

Sementara program bertajuk GENDIS dalam naungan PKK. Yakni inovasi yang diprakarsai oleh TP PKK Kelurahan Gending dengan memanfaatkan fitur alih media pencatatan yang selama ini manual beralih ke digital.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan, inovasi Kelurahan Gending layak menjadi pilot project di seluruh kelurahan se-kabupaten. Sebab terobosan tersebut selaras dengan 9 Nawa Karsa yang menjadi nafas pembangunan menuju Gresik Baru.

“Atas nama pemerintah daerah kami sangat mengapresiasi inovasi Kelurahan Gending. Semoga kelurahan yang lain bisa menciptakan inovasi serupa,” ujar bupati yang diusung PDI Perjuangan tersebut.

Sementara Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyampaikan, GABUT dan GENDIS sebagai upaya untuk mengurangi angka pengangguran. Wakil bupati perempuan pertama di Gresik ini menambahkan, UMKM akan menjadi tulang punggung dalam peningkatan ekonomi di Indonesia khususnya di Kabupaten Gresik.

“Inovasi Kelurahan Gending bisa menjawab tantangan di era teknologi. Mudah-mudahan ini menjadi inspirasi oleh kelurahan ataupun desa lain yang ada di Kabupaten Gresik,” tandasnya. (mus/hs)