Rabu
14 Oktober 2026 | 7 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fuad Bernardi Soroti Dugaan Tarikan Tak Resmi di SMA/SMK Negeri Jatim

pdip-jatim-260123-fuad

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi mengatakan, dirinya menerima laporan mengenai dugaan masih adanya tarikan tak resmi dari pihak SMA dan SMK Negeri kepada para siswa.

“Ada semacam tarikan yang diduga tidak resmi. Saya beberapa kali menangani hal itu dan kebetulan tidak hanya di Surabaya. Seperti kemarin ada yang DM ke Instagram saya, itu dari kota-kabupaten lain, juga ada seperti itu,” ungkap Fuad Benardi, Kamis (22/1/2026).

Mantan Ketua Karang Taruna Surabaya tersebut menyampaikan bahwa permasalahan tarikan biaya di SMA dan SMK Negeri merupakan kasus yang berulang terjadi. Namun hingga kini tidak ada penyelesaian konkret dari pihak Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Ya, jadi memang kita sudah memperingatkan dinas pendidikan. Terus kemudian juga menyampaikan kepada Gubernur dan juga Wagub bahwa ini memang masih terjadi hal seperti ini,” ujarnya.

“Bahkan pada saat rapat dengan Dinas Pendidikan, kita juga menyampaikan, bahkan kepala dinas itu menyampaikan kalau memang ada tarikan apapun yang sifatnya itu wajib dan itu berpengaruh kepada nilai anak-anak dan diancam sampai tidak naik kelas, itu ngomong ke beliau, nanti akan dibereskan,” beber Fuad.

Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur itupun menegaskan apabila tidak ada solusi tegas, maka ke depannya permasalahan tarikan biaya di SMA dan SMK Negeri akan kembali terulang terus menerus.

“Kita koordinasi dengan Kacabdin di Kota Surabaya. Supaya nanti ini bisa segera ke depannya ada solusi untuk perbaikannya. Karena selama SMA, SMK itu konsepnya masih BLUD, maka nanti itu SMK itu akan diperbolehkan untuk mencari pendapatan. Nah itu yang memang nanti akan jadi abu-abunya di sana,” tegasnya.

Sebagai anggota legislatif, pihaknya hanya dapat menyalurkan keluhan masyarakat tanpa memiliki kewenangan langsung dalam pengambilan kebijakan eksekutif. Ia menilai hal tersebut tidak akan usai apabila tidak ada langkah konkret dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Jadi memang ya ini tuh agak repotnya itu ya kami karena memang di luar pemerintah kita bisanya hanya koar-koar tapi tidak bisa berpengaruh untuk kebijakan,” jelasnya.

Meski demikian, Fuad menegaskan pihaknya akan terus mengawal aspirasi masyarakat agar siswa dapat memperoleh pendidikan gratis tanpa beban biaya tambahan.

“Makanya ini akan jadi bahan evaluasi, saat pertemuan nanti kita akan juga sampaikan lagi. Supaya ke depan terus ada perbaikan, karena mereka bagaimanapun ini butuh kepastian untuk bisa sekolah, mendapatkan pendidikan gratis. Itu penting supaya mereka bisa dapat cita-cita setinggi-tingginya,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Usulkan MJC Digitalisasi 2.574 Pasar Rakyat Jatim, Libatkan 100 Talenta Muda

SURABAYA – Digitalisasi 2.574 pasar rakyat di Jawa Timur diusulkan melibatkan talenta muda melalui program ...
LEGISLATIF

Ony Setiawan Dorong Tuban Jadi Motor Ekonomi Pantura Berbasis Industri, Maritim, dan Pariwisata

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Ony Setiawan mendorong Kabupaten Tuban dikembangkan sebagai motor ...
LEGISLATIF

Puan Desak Tambahan Pasokan BBM Bali Diikuti Perbaikan Distribusi hingga SPBU

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah dan Pertamina memastikan tambahan pasokan bahan bakar ...
KRONIK

PDIP Surabaya Fokus Konsolidasi dan Kerja Kerakyatan untuk Menangkan Pemilu 2029

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya memprioritaskan konsolidasi organisasi dan penguatan kerja kerakyatan ...
KRONIK

Pemkab Banyuwangi Gelar Operasi Katarak Gratis, Bantu 4.869 Warga

BANYUWANGI –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ...
KRONIK

Apresiasi Dedikasi Guru Ngaji, Hj. Ansari PDIP Salurkan Bantuan untuk Nenek Suidah

PAMEKASAN – Ketulusan Nenek Suidah (100), guru ngaji sebatang kara asal Dusun Toronan, Desa Larangan Badung, ...