oleh

Eva Sundari Dampingi Caping Gunung Kawal Perda RDTRK

pdip-jatim-eva-yayasan-capi

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Eva Sundari diundang Yayasan Caping Gunung membahas program Sahabat Menanam untuk mewujudkan Blitar Hijau. Dialog  berlangsung di posko Caping Gunung, di Desa Kalipang Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Sabtu (30/7/2016).

Ketua Caping Gunung, Dolis Setiawan menjelaskan, gerakan menanam mereka murni swadaya. Mereka melakukan pembibitan yang dilakukan 300-an relawan muda yang tersebar di 22 kecamatan.

Tiga pantai yaitu Pangi, Serang dan Pasur serta daerah kawasan hutan di Wonotirto sudah mereka penghijauan. Saat ini mereka  merencanakan pembuatan hutan pusat pembibitan buah-buah lokal bekerja sama dengan Perhutani setempat.

Saat dialog, Eva Sundari menyarankan agar Caping Gunung melakukan pelembagaan gerakan penghijauan dengan melibatkan sekolah-sekolah. Menurutnya, Caping Gunung jangan hanya menyediakan tempat untuk dikunjungi pelajar.

“Tapi dengan memasukkan pelajaran ke dalam kurikulum sekolah misalnya melalui pelajaran ekstra kurikuler. Apalagi jika sekolah2 tersebut mau membuat project agro-metropolitan di sekolah masing-masing. Hanya pendidikan yang bisa mengubah perilaku masyarakat,” kata anggkota Komisi XI DPR itu.

Pada kesempatan itu, relawan Caping Gunung mengungkapkan kekhawatirannya, tanaman penghijauan di Pantai Pasur bakal terganggu. Sebab, kawasan tersebut masuk daerah tambang dan dikuasakan ke perusahaan China hingga 2031, walau sudah ditelantarkan sejak 5 th lalu.

Untuk itu Eva mengingatkan agar gerakan penghijauan tidak boleh kehilangan konteks struktur. Advokasi gerakan juga harus diarahkan juga intervensi kebijakan publik.

Dari diskusi disepakati agar Caping Gunung mulai mengawal proses pembuatan Perda RDTRK (Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan) untuk kecamatan-kecamatan wilayah dampingan Caping Gunung.

Momentumnya tepat karena hingga saat ini DPRD Kab Blitar baru menyelesaikan 4 kecamatan, yakni Srengat, Sutojayan, Wlingi dan Kanigoro yang masih kurang perspektif lingkungannya.

Pada kesempatan tersebut, Caping Gunung minta kesediaan Eva Sundari untuk menjadi anggota Dewan Pembina Yayasan. Eva Sundari mengiyakan dan dilakukan proses penerimaan dengan mengenakan kaos “Sahabat Menanam”. (goek)

rekening gotong royong