Minggu
16 Agustus 2026 | 9 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Erma Susanti Dorong Program MBG 2026 Lebih Akomodir Usaha Kecil dan Petani Rakyat

pdip-jatim-250718-erma

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti mengingatkan agar program makan bergizi gratis (MBG) tahun 2026 mampu lebih mengakomodasi usaha kecil masyarakat, khususnya petani, peternak, dan nelayan rakyat.

Menurutnya, program MBG tidak boleh hanya berorientasi pada pemenuhan gizi semata, tapi juga harus mendorong perputaran ekonomi warga secara nyata.

Erma menegaskan, sektor pertanian dan peternakan memiliki peran strategis dalam keberlanjutan program MBG. Karena itu, pemerintah diminta memastikan agar petani rakyat dan nelayan tidak kehilangan akses sebagai pemasok bahan pangan dalam program tersebut.

“Yang penting, sektor pertanian dan peternakan dengan adanya MBG ini jangan sampai petani rakyat dan nelayan rakyat justru kehilangan akses sebagai pemasok. Jangan sampai mereka hanya menjadi penonton,” ungkap Erma, Rabu (14/1/2026).

Dia menilai, jika tata kelola MBG tidak disiapkan secara tepat, program nasional tersebut berpotensi lebih menguntungkan industri besar dibandingkan usaha kecil masyarakat. Hal ini, menurutnya, bertentangan dengan semangat pemerataan ekonomi dan penguatan ekonomi kerakyatan.

“MBG ini bukan hanya soal memberikan gizi, tetapi juga harus mampu membangkitkan ekonomi rakyat. Pemerintah harus benar-benar menyiapkan skema yang tepat, jangan sampai justru lebih menguntungkan industri besar,” tegasnya.

Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim tersebut menambahkan, Jawa Timur memiliki basis petani dan peternak rakyat yang sangat besar dan menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Oleh karena itu, kapasitas produksi petani rakyat harus diperkuat agar mampu menjadi pemasok utama kebutuhan pangan dalam program MBG.

“Kita harus menguatkan petani rakyat, baik dari sisi kapasitas maupun produksi. Banyak wilayah di Jawa Timur yang sangat bergantung pada sektor pertanian dan peternakan rakyat,” jelasnya.

Menurut Erma, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan ekosistem yang memungkinkan petani rakyat terlibat langsung sebagai bagian dari rantai pasok MBG. Mulai dari pendampingan produksi, jaminan penyerapan hasil panen, hingga kemudahan akses distribusi.

“Pemerintah harus menyiapkan agar petani rakyat bisa menjadi pemasok utama. Kalau ini bisa dilakukan, maka perputaran ekonomi di desa dan wilayah sentra produksi akan berjalan,” katanya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung tersebut juga menekankan pentingnya sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD), terutama dinas yang membidangi pertanian, peternakan, perikanan, dan perdagangan, agar implementasi MBG tidak berjalan sektoral. Dengan perencanaan yang matang, MBG diyakini dapat menjadi instrumen pengungkit ekonomi lokal.

“Kalau dikelola dengan baik, MBG bisa menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, bukan sekadar program konsumsi,” tambahnya.

Erma Susanti berharap, Pemprov Jawa Timur dapat mengambil peran aktif dalam memastikan kebijakan turunan MBG di daerah berpihak pada ekonomi kerakyatan. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh penerima bantuan, tetapi juga oleh pelaku produksi pangan di tingkat akar rumput.

“Kalau petani dan peternak rakyat dilibatkan secara penuh, maka MBG akan memberi dampak ganda: gizi masyarakat terpenuhi dan ekonomi rakyat bergerak,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Anggota DPRD Jatim Ony Setiawan Dorong Penguatan UMKM dan Koperasi di Tuban

TUBAN – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, menginisiasi program ...
KRONIK

Amithya Ingatkan Generasi Muda Tak Kehilangan Jati Diri di Era Digital

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengingatkan masyarakat agar tidak kehilangan jati ...
KABAR CABANG

Pengurus Ranting Se-Kecamatan Kerek dan Soko Tuban Jalani Pelantikan

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban resmi memulai rangkaian pelantikan pengurus ...
KABAR CABANG

Musran Tuntas, PDIP Kabupaten Blitar Bidik 22 Kursi pada Pemilu 2029

PDIP Kabupaten Blitar menuntaskan Musran se-kabupaten dan membidik 22 kursi DPRD pada Pemilu 2029 melalui penguatan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Apresiasi Bringinan, Pisang Cavendish Jadi Sumber Ekonomi Warga

Novita Hardini mendorong budidaya pisang Cavendish di Desa Bringinan, Ponorogo, menjadi model pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Pesan Bupati Fauzi untuk Paskibraka 2026: Disiplin Jangan Cuma Pas Upacara!

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengukuhkan Paskibraka 2026 di Pendopo Agung Keraton, Sabtu ...