Senin
24 Agustus 2026 | 4 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi Jelaskan Alasan Pemkot Surabaya Fokuskan Bantuan Pendidikan ke SMA Swasta

pdip jatim 251203 koni baru sby ec

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menjelaskan alasan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak memberikan bantuan pendidikan bagi siswa SMA dan SMK Negeri, dan memilih fokus menyalurkan bantuan ke sekolah swasta.

“Bu Gubernur mengeluarkan Surat Edaran (SE) bahwa di seluruh SMA dan SMK negeri tidak boleh ada penarikan atau tagihan,” ujar Eri Cahyadi, Sabtu (24/1/2026).

Menurut Eri, pemberian bantuan kepada siswa sekolah negeri berpotensi berbenturan dengan SE tersebut.

Karena di sekolah negeri biaya pendidikan sudah sepenuhnya ditanggung pemerintah provinsi, bantuan dari Pemkot dianggap tidak diperlukan dan berisiko menimbulkan kesalahan dalam penganggaran keuangan.

“Kalau mengeluarkan bantuan untuk SMA dan SMK negeri maka akan berbenturan dengan surat rdaran ini sehingga kami konsentrasi ke swasta. Jangan sampai karena di sana gratis semua, kita memberikan ke negeri maka akan dianggap kekeliruan. Kan itu gratis kok dibantu, itu nanti salah penganggaran keuangan,” jelasnya.

Meski demikian, Pemkot Surabaya tetap memperhatikan kebutuhan siswa di sekolah negeri yang membutuhkan bantuan terkait perlengkapan seperti seragam atau rapor.

Rencananya, Pemkot akan menjalin kerja sama langsung dengan kepala sekolah di wilayah Surabaya untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Karena itu kami akan turun ke sekolah negeri yang tetap diminta mapnya, rapor, seragam. Nanti kita buat MOU dengan kepala sekolah karena mereka di wilayah Kota Surabaya,” ujar Eri.

Ketika SMA masih berada di bawah naungan Pemkot, semua kebutuhan siswa gratis, termasuk seragam dan tas.

Dia menegaskan komitmennya agar warga Surabaya tidak kesulitan mengurus administrasi pendidikan, meski sekolah negeri berada di bawah kewenangan Provinsi.

Langkah ini diharapkan tetap dapat membantu siswa yang membutuhkan sambil mematuhi aturan pemerintah provinsi dan nasional terkait pendidikan negeri.

“Karena ini wilayah Surabaya, jangan aneh-aneh lah. Meski kebijakan SMA di provinsi, tapi kalau nagih orang tidak punya di Surabaya ya berhadapan sama saya dan Cak Ji,” tegasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Dari Menak Sopal ke Kebaya Fatmawati, Yeni Membawa Cerita Trenggalek ke Panggung Nasional

TRENGGALEK – Ada nama Trenggalek yang kini ikut berjalan menuju panggung nasional. Nama itu bukan hanya tertulis di ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...