Rabu
14 Oktober 2026 | 11 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Pemkot Mojokerto Optimalkan Lahan Pertanian

pdip-jatim-250425-tanam-padi-serentak-moker

MOJOKERTO – Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi, bersama jajaran Forkopimda Kota Mojokerto, mengikuti kegiatan Tanam Padi Serentak yang digelar secara nasional di 14 provinsi dan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Di Kota Mojokerto, kegiatan ini berlangsung di area persawahan Balongcok, Kecamatan Balongsari, Kelurahan Magersari, pada Rabu (23/4/2025).

Agenda ini merupakan bagian dari program strategis nasional untuk memperkuat ketahanan pangan melalui optimalisasi lahan pertanian.

Wakil wali kota yang akrab disapa Cak Sandi ini menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong pemanfaatan lahan sawah secara maksimal sebagai langkah konkret dalam mendukung program nasional.

“Berdasarkan data dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR), total lahan sawah di Kota Mojokerto mencapai 368,9 hektare, dan yang aktif sebagai lahan garapan mencapai 368,7 hektare. Ini menunjukkan efisiensi pemanfaatan lahan pertanian hingga 99% dengan konsentrasi lahan produktif terbesar berada di Kelurahan Kedundung, Kelurahan Blooto, dan Kelurahan Gunung Gedangan,” terang Rachman Sidharta Arisandi.

Politisi PDI Perjuangan tersebut juga menegaskan bahwa kondisi pangan di Kota Mojokerto masih aman dan stabil, termasuk dalam hal distribusi dan ketersediaan pupuk bagi petani.

“Ketahanan pangan Kota Mojokerto saat ini masih terjaga. Penyediaan pupuk stok aman, tidak ada lonjakan kebutuhan, distribusinya juga lancar, harganya juga stabil tidak ada yang melebihi HET,” sebutnya.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya secara virtual, menekankan pentingnya optimalisasi lahan serta pemanfaatan teknologi modern seperti drone pertanian untuk meningkatkan produktivitas nasional.

“Saya sangat terkesan dengan pemanfaatan drone untuk menabur benih padi. Ini adalah lompatan besar dalam efisiensi dan efektivitas kerja petani kita,” kata Prabowo.

Dia juga menegaskan visinya bahwa Indonesia akan menjadi pelopor revolusi hijau kedua di dunia, dengan swasembada pangan sebagai fondasi utama ketahanan nasional.

“Ketahanan pangan adalah kunci stabilitas masyarakat. Kita tidak perlu khawatir menghadapi perubahan global apabila sudah mampu swasembada pangan. Negara yang kuat adalah negara dengan petani yang makmur dan pangan yang melimpah,” tegasnya.

Kegiatan tanam serentak ini diharapkan menjadi lebih dari sekadar simbol, tetapi juga momentum nyata kebangkitan sektor pertanian Indonesia menuju kemandirian pangan. (fath/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Lindungi Warga Terdampak Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat perlindungan masyarakat yang terdampak kebakaran ...
LEGISLATIF

Kaji Ipuk: Pemkot Surabaya Siapkan 50 Hektare Lahan Makam di Sumberejo

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan lahan cadangan seluas 50 hektare di kawasan ...
MILANGKORI

Dari Desa, Dimas Pratama Merawat Kedekatan dengan Petani Lewat Demang Sambang

TULUNGAGUNG – Bagi petani, persoalan sehari-hari tidak selalu berhenti di sawah. Ada kebutuhan keluarga yang harus ...
LEGISLATIF

Doding Rahmadi Bakal Bangun Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan di Trenggalek

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, merencanakan pembangunan sumur bor untuk mengatasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Usulkan MJC Digitalisasi 2.574 Pasar Rakyat Jatim, Libatkan 100 Talenta Muda

SURABAYA – Digitalisasi 2.574 pasar rakyat di Jawa Timur diusulkan melibatkan talenta muda melalui program ...
LEGISLATIF

Ony Setiawan Dorong Tuban Jadi Motor Ekonomi Pantura Berbasis Industri, Maritim, dan Pariwisata

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Ony Setiawan mendorong Kabupaten Tuban dikembangkan sebagai motor ...