Selasa
11 Agustus 2026 | 7 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung Ketahanan Pangan, Ketua DPRD Trenggalek Turun ke Sawah Ikuti Gerakan Menanam Padi Serentak

pdip-jatim-250423-tanam-padi-nggalek

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan turut serta dalam Gerakan Menanam Padi Serentak yang dilaksanakan di 14 provinsi se-Indonesia, Rabu (23/4/2025).

Di Kabupaten Trenggalek, gerakan menanam padi tersebut dipusatkan di Desa Krandegan, Kecamatan Gandusari yang dihadiri Forpimda Kabupaten Trenggalek dan para petani di Desa Krandegan.

Bersama para petani dan Forpimda, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek tersebut turun langsung ke sawah untuk ikut menanam padi sebagai simbol semangat gotong royong dan solidaritas nasional dalam menjaga ketahanan pangan di tengah tantangan global.

Keterlibatan tokoh-tokoh nasional dan daerah dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa pertanian bukan hanya urusan petani, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi wujud nyata bahwa Trenggalek siap menjadi bagian penting dalam mendukung kemandirian pangan nasional,” kata Doding.

Melalui video conference, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan arahan terkait pengoptimalan pertanian yang diharapkan bisa lebih cepat dan efisien. Sehingga Indonesia tidak hanya swasembada pangan tetapi bisa menjadi lumbung padi dunia.

“Dengan semangat kebersamaan, gerakan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pusat dan daerah dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian serta memberi motivasi kepada generasi muda untuk mencintai dunia pertanian,” ujar dia.

Dalam acara tersebut, dijelaskan bahwa Desa Krandegan memiliki lahan sawah seluas 103 hektare yang terbagi atas 4 kelompok Tani yakni Kelompok Tani Gemah Ripah 1, 2 dan 3 serta kelompok tani Rukun Tani. Sedang jenis varietas padi yang ditanam yakni padi Inpari 32 dengan umur bibit tanaman 20 hari sudah semai (HSS).

Indeks pertanaman padi di Desa Krandegan tercatat mengalami peningkatan dari yang sebelumnya indeks pertanian 2 menjadi indeks pertanian 3 atau dengan kata lain dalam satu tahun petani bisa tiga kali tanam padi.

Salah satu faktor yang mendukung peningkatan indeks pertanian tersebut adalah dukungan yang baik terutama prasarana pertanian berupa irigasi serta perpompaan sehingga ketersediaan air untuk sawah menjadi lebih mudah didapatkan. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...