Sabtu
29 November 2025 | 8 : 40

Dua Pekan Pasca Kenaikan Harga BBM, Bung Karna Pantau Harga Kebutuhan Pokok

PDIP-Jatim-Bupati-Karna-14092022

SITUBONDO – Dua pekan pascakenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat, Bupati Situbondo, Karna Suswandi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional guna mengantisipasi melonjaknya bahan kebutuhan bahan pokok, Rabu (14/9/2022).

Bupati Karna menjelaskan, dari monitoring di beberapa pasar tradisional, pihaknya menemukan sejumlah komoditas bahan pokok yang mengalami kenaikan harga. Namun secara umum, harga masih terbilang normal karena beberapa stok kebutuhan pokok masih mencukupi.

“Ya saya secara langsung melihat stok kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Senggol Ardirejo tadi. Alhamdulillah, banyak fakta dan banyak kebutuhan pokok masyarakat yang ternyata pascakenaikan BBM, justru mengalami penurunan harga,” ujar Bupati Karna.

Meski demikian, tambah Bupati Karna, ada bahan pokok lain yang mengalami kenaikan yang cukup tinggi, seperti harga cabe rawit dan cabe besar. Bupati Karna mengaku kenaikan itu sangat fluktuatif, contoh misalnya saja telur sebelumnya dijual seharga Rp31.000/kg, saat ini sudah dijual seharga Rp28 ribu.

Khusus komoditas bawang merah dan bawang putih serta tomat dan kentang justeru mengalami penurunan.

“Hanya wortel naik Rp2.000 kg. Dari sini, dapat disampaikan bahwa pengaruh kenaikan BBM terhadap kebutuhan pokok ini tidak terlalu signifikan,” tutur Bupati Karna.

“Untuk itu saya mengajak seluruh lapisan masyarakat agar bisa bersama-sama menjaga harga kebutuhan pokok ini. Artinya, harganya agar terus dijaga. Contoh, jika telur naik, maka warga harus mengurangi konsumsi telur. Termasuk cabe, jika harganya juga naik maka kurangi makan cabe,” terang Bupati Karna.

Lebih jauh, politisi PDI Perjuangan itu menilai, kenaikan BBM merupakan kebijakan nasional, maka pemberian subsidi transportasi di daerah Situbondo tidak ada. Ini karena dihadapkan pada minimnya anggaran, sehingga sektor transportasi tidak disubsidi. Ia menegaskan, hanya memberikan subsidi beberapa sektor saja.

“Ya, tapi kondisi ini patut disyukuri karena masih bisa memberikan manfaat dan kesejahteraan kepada masyarakat. Kita melakukan sidak ini dalam rangka untuk menjaga inflasi daerah agar tetap terjaga dengan baik. Tentu dengan berbagai upaya agar peningkatan pertumbuhan ekonomi berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Namun Bupati Karna merasa khawatir, jika suatu daerah tingkat inflasinya naik, maka kondisi ekonomi akan berbahaya. Salah satu contoh, negara Turki yang kini mengalami inflasi diatas 70 persen, kondisinya kian mengkhawatirkan.

Untuk itu, Bupati Karna mengajak bersama-sama dengan mensuplai kebutuhan masyarakat dengan baik serta mengurangi konsumsi bahan pokok yang harganya mengalami kenaikan.

“Kalau penimbunan bahan pokok saya kiara tidak ada. Seperti cabe kalau ditimbun dua hari itu sudah busuk,” tandasnya. (ryo/set)

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Widarto Diguyur Tepung di Pengujung Rapat Final Pembahasan R-APBD Jember 2026

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, S.S diguyur tepung oleh teman sejawatnya di parlemen, Jumat ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Beri Waktu Sebulan untuk Tutup Kos Campur atau Ikuti Aturan Baru

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah tegas terkait keberadaan kos-kosan campur antara ...
LEGISLATIF

Komisi C DPRD Tulungagung Dorong Pemkab Serius Perbaiki DTSEN

TULUNGAGUNG – Komisi C DPRD Kabupaten Tulungagung mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat lebih serius ...
KRONIK

Kanang Serahkan Bantuan Ambulans untuk Yayasan ODGJ di Ngawi

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), menyerahkan satu unit mobil ambulans untuk Yayasan ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Pemerintah Sigap Tanggap Darurat Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan mendalam atas rangkaian banjir dan ...
KRONIK

Erma Pimpin Launching Uca Kopi, Produk UMKM Masyarakat Tanggunggunung dan PWRI Tulungagung

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti memimpin peluncuran produk olahan kopi ...